--> Kerauhan di Bali, Apa dan Bagaimana Sebenarnya Kerauhan Itu? | TelusurBali.com

Kerauhan di Bali, Apa dan Bagaimana Sebenarnya Kerauhan Itu?

Belakangan ini, banyak orang yang membicarakan tentang kerauhan. Banyak komentar yang muncul tentang kerauhan ini, baik yang positif mau...


Belakangan ini, banyak orang yang membicarakan tentang kerauhan. Banyak komentar yang muncul tentang kerauhan ini, baik yang positif maupun ada yang memerikan cap negatif. Selain itu, beberapa kejadian kerauhan yang dalam hal ini berupa ngurek berujung pada tertusuk keris. Lalu sebenarnya apa dan bagaimanakah kerauhan tersebut?

Kerauhan berasal dari bahasa Bali dari kata rauh yang artinya datang. Namun antara kerauhan dan kesurupan tersebut berbeda. Dosen sekaligus praktisi, Komang Indra Wirawan atau Komang Gases menyebut kerauhan berasal dari kata ‘rauh’ yang artinya mendatangkan dalam ranah sakral.

Kerauhan dalam ranah sakral sudah seharusnya ada upakara berupa banten dan kejadiannya terjadi di pura. Menurutnya, seseorang yang kerauhan dalam kondisi sadar akan tetapi tak bisa mengendalikan kesadarannya. Sementara kesurupan diakibatkan karena otak kanan dan kiri tidak sadar penuh.

Sementara itu, kerangsukan menurut Gases diakibatkan oleh kesengajaan memasukkan energi negatif baik berupa roh ke dalam tubuh. Dan kebanyakan sifatnya negatif seperti bebainan. Selain itu kerangsukan lebih banyak bermain di dunia profan dan tidak jauh beda dengan kesurupan. “Bedanya dengan kerangsukan, kesurupan hanya lebih didominasi luapan emosi,” katanya.

Terkait kerauhan ia menyebutkan ada beberapa jenis. Kerauhan Dewa terjadi apabila ada yadnya yang sifatnya Dewani dan menunjukkan sifat halus, seperti perkataannya halus, etika sesana mengikuti dewa, dia adalah kerauhan dewa. Jika kerauhan prasanak atau prerencang Ida Bhatara pasti agak sedikit ekstrim seperti mengambil keris, metebekan, ngambil api seperti Sang Hyang Jaran. Ada pula kerauhan Bhuta, yang ditunjukkan dengan memakan ayam, atau minum arak sebanyak-banyaknya.

Sementara itu, Dosen Filsafat dan Teologi IHDN Denpasar I Made Adi Surya Pradnya dalam Kerauhan dalam Ritual Agama Hindu Di Bali (Perspektif Teologi Hindu) menuliskan, waktu kerauhan dalam ritual agama Hindu Bali terbagi menjadi dua yakni waktu umum dan khusus. Secara umum waktu Kerauhan dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu pada waktu Nedunang Ida Bhattara, Nglungang Ida Bhattara dan Ngwaliang Ida Bhattara. Sedangkan waktu khusus juga dibagi tiga yaitu pada waktu kurangnya sarana upacara, pada waktu puncak upacara dan ketika beliau memberikan nasehat atau bawos.

Sementara itu, jenis-jenis kerauhan dalam ritual dikategorikan menjadi empat yakni merangkak (tubuh menyentuh tanah), ngurek, menari-nari dan diam. “Pada fenomena Kerauhan dengan gerakan merangkak yang merasuki tubuh Tapakan Kerauhan adalah ancangan (kendaraan suci) Ida Bhattara/Bhattari, ketika gerakan ngurek yang merasuki adalah pepatih Ida Bhattara/Bhattari, yang gerakanya menari-nari adalah widyadara/ widyadari sedangkan yang diam adalah Ida Bhattara/Bhattari sendiri,” tulis Pradnyana.

Lebih lanjut ia menuliskan, Tapakan Kerauhan yang ngurek menggunakan senjata yang telah diupacarai dengan upacara pemasupatian memiliki beberapa pantangan yaitu tidak diperkenankan makan daging sapi, karena apabila dilanggar senjata itu akan menembus badanya. Begitu pula senjata yang telah diupacarai itu tidak diperkenankan membunuh apapun termasuk binatang, sebab sapi merupakan binatang suci yang sangat dihormati umat Hindu dan dipercaya sebagai wahana Siwa.

Panca nada yang terdiri atas suara gamelan, kul-kul, genta, kidung dan mantra juga mempengaruhi kerauhan. Selain karena panca nada proses kerauhan juga diakibatkan karena reaksi mental. Hal ini terjadi apabila orang kerauhan dalam keadaan mental atau dalam keadaan dirinya akan tahu bahwa ia akan kerauhan. 

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda mengatakan bagi masyarakat di desa yang tetap mempertahankan acara “nuwur bethara” adanya kerauhan ini justru ditunggu-tunggu. Menurut Ida, jika dilihat dari siapa sutri atau tapakan yang dijadikan perantara kerauhan, hal itu tak ada yang salah. “Mereka adalah orang-orang yang terjaga kesuciannya sehari-hari. Mereka bukan orang stress. Lagi pula dialog yang muncul saat kerauhan itu normal saja, penuh nuansa kedamaian,” kata Ida.


Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda yang dikutip dari Tribun Bali mengatakan, dalam Tatwa Siwa Purana ada kutipan, apabila ada orang yang mengaku-ngaku Dewa atau manifestasi Tuhan yang memasuki orang itu (kerauhan), itu mesti harus diuji coba terlebih dahulu dengan api pembakaran tempurung kelapa. “Kalau ternyata tidak terbakar oleh api, berarti betul yang bersangkutan memang kelinggihin atau dimasuki roh suci. Tapi kalau ternyata terbakar, itu berarti kerauhan bohongan dan menyebabkan pura tersebut menjadi leteh,” kata Ida.

Ida pun mengatakan ciri-ciri orang kerauhan adalah tidak terbakar oleh api, tidak basah oleh air, dan masyarakat yang ada di areal tempat kerauhan tersebut merasakan bulu kuduk merinding. Dalam lontar Krama Pura juga disebutkan, orang kerauhan atau disusupi oleh kemaha kuasaan Tuhan salah satu tandanya adalah apabila tubuhnya dibakar, orang yang kesurupan tak akan terbakar oleh api.

Ahli hipnoterapi, I Gede Wayan Supanca Ariyasa mengatakan fenomena kerauhan bisa dijelaskan dengan metode hipnotis dan masuk dalam kategori metafisika. Berdasarkan penelitian peneliti Jepang yang meneliti kerauhan di Bali, diperoleh hasil orang kerauhan di Bali disebabkan gelombang otak alpha dan theta meningkat. “Kalau gelombang tersebut meningkat, kemampuan bawah sadarnya terbuka sehingga menggunakan memori bawah sadar,” katanya.

Kerauhan juga diaktifkan oleh suara gambelan, karena ada sinyal tertentu sehingga mempengaruhi turunnya gelombang otak. Sementara itu, terkait kesurupan, penelitian dari seorang peneliti Singapura yang meneliti 58 pasien menyebutkan kebanyakan orang yang kesurupan karena ada masalah agama dan budaya. “Terlalu yakin kalau dirinya ngiring pasti kesurupan, bagi yang tidak yakin jangan berharap kesurupan,” katanya.

Ciri-ciri kesurupan menurutnya biasanya suka bengong karena gelombang otak turun, kondisi otak tidak fit. Perempuan yang mengalami menstruasi disebut gampang kesurupan karena emosinya tidak stabil, dan yang pernah kesurupan akan lebih gampang kesurupan.

Tanda-tanda akan kesurupan biasanya kepala agak berat, badan dan lutut lemas, penglihatan kabur, badan ringan, serta ngantuk keras sekali. Adapun penyebabnya menurut Ariyasa yaitu lemahnya kesadaran, stress, sehingga suka melamun dan berteriak apapun yang ia percayai, perasaan bersalah, penyesalan yang tinggi, kebiasaan, serta ketakutan. “Cara menangani kesurupan yaitu tidak boleh kasar, pijit lembut bagian tubuhnya atau di antara telunjuk dengan jempol, kalau tetap kesurupan, pandang serius dengan syaratnya tegas. Kalau kesurupan masal singkirkan dari orang yang kesurupan tersebut karena bisa jadi ikut kerauhan,” imbuh Ariyasa. (TB)


MGID

Name

2020,3,2021,1,abadi,1,aceh,1,adat,3,agraris,1,air,1,air suci,2,air terjun,2,aksara suci,1,ala ayuning dewasa,1,alami,2,alas purwo,1,amerika serikat,3,aneh,1,anggara kasih,3,angkringan,1,anjing,3,aplikasi pengingat terbaik,1,arak,1,arak bali,3,arca,1,arema fc,8,aremania,7,arjuna,1,arsitektur,3,art,18,art center,1,arti mimpi,8,artis,19,artis melukat,2,ary kencana,2,aswatama,1,atma wedana,1,aura kasih,1,australia,4,awatara,4,babad pasek,1,babad tanah jawi,1,babi,1,babi guling,4,babi guling samsam,1,badung,62,bagus wirata,2,bala,1,bali,993,bali adnyana,1,bali aga,7,bali di langkat,1,bali di luar,2,bali di sumatera utara,1,bali kuno,1,bali yang binal,1,balian,2,balinese food,11,bandara bali utara,2,bandara ngurah rai,2,Bandung,1,bangli,18,banjir,6,banten,1,banten otonan,1,bantuan,1,banyu pinaruh,1,banyuwangi,1,barack obama,1,basang-basang,1,bayu kw,1,bbm,1,Bebai,2,Beji Langon,1,belgia,1,belitung,1,bencana,1,bencana alam,11,bendesa,1,bendungan titab,1,berhala,1,berita,136,besakih,3,bharatayudha,1,Bhatari Durga,1,bhisama,1,bhuta kala,2,bima,1,binatang,1,biografi,2,bisnis,8,blt,1,bmkg,1,body painting,1,bom bali,1,bondres,1,Boya Sang Bima,1,brahma,1,Brahma Lelare,1,bri,9,BRI Liga 1,3,buah musim hujan,1,buda wage,1,buda wage klawu,1,budaya,237,budha,1,buku,1,bulan,1,bulan di pejeng,1,bule,5,buleleng,55,bunuh diri,1,burung pipit,1,bus hantu,1,calonarang,1,canang sari,2,candi dieng,1,canggu,3,cara merawat rambut,1,cara sadap wa,1,cara temukan hp hilang,1,care bebek,2,caru,1,catetan dibi sande,1,Catur Bekel Dumadi,1,cetik,4,china,1,chord,2,cina,2,cinta,1,ciri-ciri fake people,1,ciri-ciri manusia bertopeng,1,ciri-ciri manusia palsu,1,Cleo,1,corona,1,costume,1,covid-19,4,cpns,1,crazy rich,3,cristiano ronaldo,1,crypto,1,cuaca,1,Culture,11,Dalam Ingatan,1,dana punia,1,Dang Hyang Nirartha,3,dangdut,1,daratan,1,dataran tinggi dieng,1,daun kelor,1,daun sirih,1,Death Knot,1,demam berdarah,1,demen pedidi,1,demo,1,denpasa,1,denpasar,119,desa adat,1,desa adat datah,1,desa dapdap putih,1,desa jinengdalem,1,desa manggis,1,desa munggu,1,desa nyanglan,1,desa sudaji,1,desa undisan,1,desa wisata,1,dewa 19,1,dewasa ayu,7,dewata nawa sanga,1,Dewi Sri,1,dharma wacana,1,dialog dini hari,1,digital,7,dinasti warmadewa,1,dirjen Bimas Hindu,2,diskon,1,dlhk bali,1,doa,4,doa hindu,1,doa sehari-hari,3,dokter gigi,1,doktor,1,dosen isi,1,dprd,2,dprd bali,1,dprd kota denpasar,1,drama gong,3,dresta bali,1,drupadi,1,dubai,1,duryodana,1,duryudana,1,epos,2,erupsi gunung agung,2,event,8,fakta,1,feature,2,festival,2,film,5,filsafat,1,Fitur terbaru WhatsApp 2021,1,food,14,G20,4,gajah mada,1,galungan,13,gambelan,1,game,1,gamelan bali,1,gang poppies,1,ganjar pranowo,1,gaya hidup,1,gelgel,1,gempa,16,gempa bumi,14,genta,1,gering,2,gering agung,1,gerubug,1,gianyar,48,gilang bhaskara,1,gitgit,1,gubernur bali,5,gulinten,1,Gung Dewi,1,gunung agung,9,gunung batur,2,gunung semeru,1,guru,1,hamil,1,happy salma,1,hari baik,4,hari raya,15,hari raya hindu sepanjang tahun 2023,1,hastinapura,1,herbal,6,hiburan,3,Hindu,395,hindu aceh,1,hindu aluk todolo,1,hindu bali,62,hindu dunia,2,hindu jawa,9,hindu jogja,1,hindu kaharingan,1,hindu kei,2,hindu ntt,1,hindu nusantara,11,hindu tamil,1,hindu tanimbar kei,1,hobby kerauhan,1,Holywings,1,hong kong,1,horor,4,hotel,1,how to,1,hujan,1,hukum,2,hukum dan kriminal,29,hutan,1,I Gusti Ngurah Alit Yudha,1,I Gusti Ngurah Rai,1,I Nyoman Giri Prasta,1,i nyoman wara,2,Ida Ayu Laksmi,1,Ida Bagus Putu Dunia,1,Ida Pedanda Gde Made Tembau,1,idol,1,idul fitri,1,ihdn denpasar,1,india,27,Indonesia,2,infotainment,1,inggris,1,inna bali beach,1,inspirasi nama bayi,1,inspiratif,1,instalasi,1,internasional,1,international,11,Irjen Pol Teddy Minahasa,2,isi denpasar,6,islam,14,itihasa,1,jagatnatha,1,jakarta,1,janin,1,jantung sehat,1,januari 2023,1,Jason Derulo,1,jawa,7,jawa barat,1,jawa timur,4,jegeg bulan,3,jembatan kaca,1,jembrana,18,jepang,3,jerawat,1,jerman,1,jessica iskandar,1,job,1,jodoh,1,joged,1,joko widodo,5,Jokowi,4,jrx,1,judi online,1,jukung,1,Julia Roberts,1,jumat kliwon,1,Jumat Paing,1,jumat pon,1,Jumat Umanis,1,jumat wage,1,jumat wage uye,1,kadek devi,1,kajeng kliwon,4,kalender,1,kamis kliwon,1,kamis paing,1,kamis pon,1,kamis umanis,1,kamis wage,1,kampung bali,1,kampung bali bekasi,1,kapolda,2,Kapolres Malang,1,Kapten Japa,1,karangasem,54,karna,1,KB Bali,2,kebakaran,4,kebaya,1,kebo iwa,1,kecelakaan,3,kecelakaan pesawat,1,kecoak,1,keluarga berencana,1,kemakmuran,1,kematian,1,kembang rampe,1,kenangan,1,kepemimpinan,1,kepercayaan,4,kerajaan klungkung,2,kerauhan,2,kesanga,1,Kesehatan,13,kesiman,3,kesiman kertalangu,1,kesurupan,2,ketua dprd badung,1,ketua dprd gianyar,1,keturunan,1,ketut santosa,1,kintamani,1,kkb papua,2,kkn,4,klawu,3,klenik,3,klenteng,1,klungkung,31,koin micin,1,komisi IV DPRD Kota Denpasar,1,korea selatan,1,koster,1,kpk,5,kresna,1,kriminal,22,kristen,1,krobokan,1,ktt g20,5,kucing,1,kuliner,21,kulit pisang,1,kulkul,1,kuningan,3,kunjungan,1,kunti,1,kupang,1,kusamba,1,kuta,8,lagu bali,3,lahangan sweet,1,lampung,1,lansia,1,lawar,1,layang-layang,2,leak,6,leeyonk sinatra,1,lembu,1,lempuyang,1,liburan,1,lifestyle,21,liga 1 2022-2023,1,lingga yoni,1,lirik lagu,16,lirik lagu tuak jakedanill,1,lng,1,lombok,3,longsor,1,lontar,174,lontar carcan wong,1,lowongan kerja,1,LPD Kedonganan,1,Lubdaka,1,luhut binsar pandjaitan,1,lukisan,4,lulut,3,lulut emas,1,lumajang,4,magis,3,Mahabharata,44,mahameru,1,mahasabha luar biasa PHDI,1,majapahit,4,makanan diabetes,1,makna dupa,1,malang,4,mancing,1,mandalika,1,mang gita,1,mangga,1,mantra,9,mantra bangun pagi,1,mantra cuci muka,1,mantra gosok gigi,1,mantra hindu,4,mantra sebelum tidur,1,mantra sehari-hari,1,marco wisesa,1,materi agama hindu,2,materi pelajaran,2,mawar,1,medan,1,media sosial,1,medis,1,Melukat,13,mengwi,1,menikah,2,Menko Marves,1,menteri,2,menteri agama,1,menteri dari bali,2,merajan,1,merakih,1,merdeka,1,mertasari,1,militer,1,mimpi,2,mimpi membuat rumah,1,minggu kliwon,1,minggu pon,1,minggu wage,1,Miss Indonesia 2022,1,misteri,20,mistik,73,mistis,83,mitologi dewa,4,mitos,5,mma,1,model,1,monez,1,morelia,1,Motifora,1,motor,1,ms glow,1,music,3,musik,37,musisi,13,nagasepaha,1,nangka muda,1,Nanoe Biroe,2,narkoba,1,nasib,2,nasional,28,natah,1,nekara,1,nelayan,1,neraka,1,New York Fashion Week,1,news,5,ngaben,14,ngaben tikus,1,ngejot,1,ngelawang,1,ngerebong,1,ngusaba ageng,1,ngusaba nini,1,ntt,2,Nusa Dua,3,nusa lembongan,1,Nusa Penida,5,nusantara,3,nyama selam,1,Nyampingang Tulang,1,nyentana,1,nyepi,10,obama,1,obat alami kecoak,1,odalan,6,odgj,1,ogoh-ogoh,6,olahraga,5,ongkara,1,otonan,1,pagerwesi,1,pahlawan,3,pajajaran,1,pal sri sedana,1,palawakya,1,pameran,2,pandawa,2,pandu,1,pangerupukan,5,pangiwa,1,pantai,5,Pantai di Bali,1,Pantai Geger,1,pantai kuta,1,Pantai Melasti,1,Pantai Padang Padang,1,panti asuhan,1,papua,4,Partai Golkar,1,pasar badung,2,paskibraka,3,pasraman,1,patung,2,patung bayi Sakah,1,pawang hujan,2,pdam denpasar,2,pecinan,1,pedofilia,1,pegayaman,1,pelinggih,1,pemacekan agung,2,pemangku,1,pemilu 2024,1,penamaan,1,penampahan,2,pencurian,1,pendeta,1,pendidikan agama hindu,2,penggak men mersi,1,pengobatan,22,penjor,4,penjor galungan,1,penulis,1,penyajaan,1,penyakit,2,penyu,1,penyucian,1,perajin,1,perdana menteri,1,pergerakan,1,peristiwa,25,pernikahan,4,peruntungan,2,pesta kesenian bali,12,pesugihan,1,petruk,1,phdi,3,phdi Bali,6,PHDI Pusat,2,PI Bedugul,1,pica fest,1,pis bolong,4,pitara,1,pitra yadnya,1,PKB,12,pkb2022,1,PMI,1,pns,1,pohon keramat,2,polda bali,1,poligami,1,polisi,3,polisi ditusuk di denpasar,1,politikus,2,politisi,1,Polresta Denpasar,1,ponsel,1,pop bali,1,ppkm,1,prestasi,1,primbon,101,produk,1,puan maharani,2,puisi berbahasa bali,1,puja tri sandya,1,pulaki,1,pulet-pulet,1,pura,39,pura besakih,3,pura di jawa,1,pura gelap,1,pura giri semeru agung,1,Pura Goa Pageh,1,pura lempuyang luhur,1,pura luhur uluwatu,2,pura mandara giri semeru agung,2,pura melanting,1,pura pucak penulisan,1,pura punduk dawa,1,pura samuan tiga,1,Pura Taman Beji Griya Gede Manuaba,1,pura tumpa,1,puri agung klungkung,1,puri pemecutan,1,purnama,5,purnama kalima,1,purnama kapat,1,puteri indonesia,3,qris,1,rabu pahing,1,rabu pon,1,rabu umanis,1,rabu wage,1,rahina bali,1,raja bali,1,raja bangli,2,raja gianyar,1,raja klungkung,1,ralaman,1,ramalan,134,ramayana,3,rambut sehat,1,ray peni,1,rejang,1,rejang renteng,1,rejeki,2,rekor muri,1,reportase,3,rerahinan,21,restoran,2,rezeki,1,ridwan kamil,1,rinjani,1,ritus,1,Roga Sanghara Bumi,1,rs darmo,1,rsj bangli,2,rsud wangaya,1,rsup sanglah,2,rujak,1,rutinitas,1,sabtu kliwon,1,sabtu paing ukir,1,Sabtu Umanis,2,sabtu wage,1,sabuh mas,1,sad kahyangan,1,saiban,1,saka 1942,1,sakit gila,1,sakti,1,salon,1,samson bali,1,sanggar santhi budaya,1,santet,1,santi,1,sanur,20,sanur village festival,8,sapi,1,Sapuh Leger,1,saput poleng,1,saraswati,7,sasih,1,sastra,1,sate lilit,1,satpam pdam,1,sawah,1,sayan,1,segehan,1,sejarah,115,sejarah bali,39,sejarah desa,30,sejarah gunung agung,1,sejarah hindu,3,sejarah pura,26,seksualitas,1,selak,1,selasa kliwon,1,selasa paing,1,selasa pon,1,seleb,1,selingan,1,semarang,1,semeru,3,sengkuni,2,seni,59,seniman,9,Senin Kliwon,1,senin paing,1,Senin Pon,1,senin wage,1,senjata,1,sepak bola,9,serombotan,1,siat tipat,1,siat yeh,1,sid,2,sisi lain,84,situs hindu,1,siwa,3,siwaratri,5,sman bali mandara,1,SMPN 13 Denpasar,1,smpn 5 denpasar,3,sniper,1,soekarno,3,soma ribek,1,sosok,86,sosrobahu,1,sport,8,stadion kanjuruhan,1,street art,1,sudhi wadani,2,sugihan bali,1,sugihan jawa,1,suku,2,sulawesi utara,1,suling,1,sulinggih,11,sultan,1,sumatera,1,Sundari Dewi,1,sunset,1,surabaya,2,surya kanta,1,suwat,2,tabanan,26,tahun baru 2022,1,tahun baru saka,1,taksu poleng,1,taledan,1,tanah longsor,4,tanah lot,1,tanda hp terserang malware,1,tanimbar kei,1,tari,3,tari kreasi,1,tari rejang renteng,1,Teknologi,6,tenganan,2,tenung,19,terminal LNG,8,teroris,1,Terry Palmer Hotelier,1,terunyan,2,thailand,1,tiara dewata,1,tilem,5,tingkatan leak,1,tinju,1,tips,1,tirta,2,tirta empul,4,tni,3,tni ad,1,tokek,1,tokoh,101,toraja,1,tradisi,7,tradisional,6,tragedi Kanjuruhan,1,travel,9,Tresna Nyama,1,Tri Handoko Seto,1,tri sandya,2,trunyan,1,tsunami,1,tugu tiga,1,tuhan,1,tukad ayung,3,tukad badung,2,tukad bindu,1,tukad loloan,1,tukad oongan,1,tukad unda,1,tukad yeh ho,1,tumbal,1,tumpek,1,tumpek kandang,1,tumpek krulut,1,tumpek landep,1,tumpek wariga,2,tumpek wayang,1,tuselak,1,tutorial,3,uang kepeng,1,ubud,13,ubud foof festival,1,udeng merah,1,ugu,1,uhn igb sugriwa,2,ulah pati,5,ular,3,uma,1,umkm,1,uni emirat arab,1,unik,13,universitas gajah mada,1,universitas indonesia,2,universitas udayana,1,unud,4,unuk,1,upakara,4,usada,1,usada buduh,1,usadha,9,vaksinasi Covid-19,2,vandalisme,1,veteran,1,video,1,viral,31,walhi bali,7,wariga,120,warisan,1,watak,2,wayan koster,7,Wayang,7,wbtb,1,weda,1,wewaran,2,whatsapp,3,whdi,1,wilio,1,wiracarita,10,wisata,39,wna,1,wuku,4,wuku bala,1,wuku dukut,7,wuku klawu,2,wuku Watugunung,4,wuku wayang,1,yadnya,2,yadnya sesa,1,Yan Srikandi,1,yeh labuh,1,yong sagita,1,zodiac,2,zodiak,18,
ltr
item
TelusurBali.com: Kerauhan di Bali, Apa dan Bagaimana Sebenarnya Kerauhan Itu?
Kerauhan di Bali, Apa dan Bagaimana Sebenarnya Kerauhan Itu?
https://1.bp.blogspot.com/-kMBvEbT2fBc/XdEs5VIQJxI/AAAAAAAAIV4/z9u7IYMnEfI8ETHA10-8ur3xY5ibKg71QCLcBGAsYHQ/s1600/50118976_608706302911047_6317022352613016340_n.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-kMBvEbT2fBc/XdEs5VIQJxI/AAAAAAAAIV4/z9u7IYMnEfI8ETHA10-8ur3xY5ibKg71QCLcBGAsYHQ/s72-c/50118976_608706302911047_6317022352613016340_n.jpg
TelusurBali.com
https://www.telusurbali.com/2019/11/kerauhan-di-bali-apa-dan-bagaimana.html
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/2019/11/kerauhan-di-bali-apa-dan-bagaimana.html
true
4771231865681501597
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content