--> 32 Sketsa Ogoh-ogoh Tahun 2020, Mana Pilihanmu? | TelusurBali.com

32 Sketsa Ogoh-ogoh Tahun 2020, Mana Pilihanmu?

Perayaan Nyepi saka 1942 tahun 2020 dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Maret 2020. Sehingga untuk Pangerupukan akan dilaksanakan sehari seb...


Perayaan Nyepi saka 1942 tahun 2020 dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Maret 2020. Sehingga untuk Pangerupukan akan dilaksanakan sehari sebelumnya yaitu Selasa, 24 Maret 2020.

Dan salah satu ciri khas dari Pangerupukan ini yaitu dilaksanakannya prosesi mengarak ogoh-ogoh. Berbagai macam ogoh-ogoh akan diarak berkeliling desa ataupun kota. Untuk mempersiapkan pangerupukan ini, sekaa teruna bahkan sudah jauh-jauh hari mempersiapkannya yang diawali dengan membuat sketsa dari ogoh-ogoh yang akan dibuat.

Berikut 32 sketsa ogoh-ogoh yang akan dibuat oleh sekaa teruna di Bali yang sudah tersebar di media sosial dan dirangkum TelusurBali.com.

1. Lembu Nandiswara
Sekaa Teruna (ST) Bina Manggala Santhi, Banjar Mertagangga, Ubung Kaja , Denpasar Utara pada nyepi saka 1942 ini akan membuat ogoh-ogoh berjudul Lembu Nandiswara. Sketsa dari ogoh-ogoh mereka telah diunggah pada akun instagram @st.bms.

Ogoh-ogoh ini berbentuk raksasa berbadan kekar dengan kepala berbentuk lembu (sapi putih). Di mana dalam penggambarannya Lembu Nandiswara ini sedang terbang.
 
2. Camunda Ahamkara
ST Eka Pramana, Banjar Merta Rauh, Dangin Puri Kangin membuat ogoh-ogoh berjudul Camunda Ahamkara. Dalam sketsa yang diunggah di akun @st.ekapramana terlihat sesosok makhluk raksasa bertangan empat sedang melakukan yoga dan salah satu tangannya memegang kepala manusia.

Pada akun instagramnya juga dibubuhi caption, “egoisme dan nafsu yang tidak terputus-putus selalu menjadi pendamping manusia dari sejak lahir, hanya diri kita sendiri yang dapat melahap (mengendalikan) hawa nafsu dan egoisme kita sendiri (ahamkara)”

3. Kumbakarna
Sosok Kumbakarna diangkat kembali oleh ST Trisna Yowana Kencana yang merupakan sekaa teruna Gang Subak, Dalung, Badung. Sketsa dari ogoh-ogoh mereka juga sudah diposting di akun @st.trisnayowanakencana.

4. Jatayu Pralaya
ST Dwi Bhuana Santhi, Desa Tibubeneng, Badung mengangkat kisah burung raksasa Jatayu yang dibunuh oleh Rahwana. Mereka memberi judul Jatayu Pralaya.

Dituliskan dalam caption postingan instagramnya, Jatāyū adalah putra dari Aruna dan keponakan Garuda. Ia merupakan saudara Sempati. Ia adalah seekor burung yang melihat bagaimana Dewi Sita diculik oleh Rawana.

Ketika Sita menjerit-jerit karena dibawa kabur oleh Rawana, Jatayu yang sedang berada di dahan sebuah pohon mendengarnya. Ia melihat ke atas, dan tampak Rahwana terbang membawa Sita, puteri Prabu Janaka. Jatayu yang bersahabat dengan Raja Dasarata, merasa bertanggung jawab terhadap Sita yang merupakan istri putera sahabatnya, Sri Rama. Dengan jiwa ksatria meluap-luap dan berada di pihak yang benar, Jatayu tidak gentar untuk melawan Rawana. Ia menyerang Rahwana dengan segenap tenaganya. Namun Jatayu sudah renta.

Ketika ia sedang berusaha menyelamatkan Sita dari Rahwana, sayapnya ditebas dengan pedang oleh Rawana. Jatayu bernasib naas. Tubuhnya terjatuh ke tanah dan darahnya berceceran. Ketika Sang Rama dan Lakshmana sedang menelusuri hutan untuk mencari Dewi Sita, tampak oleh mereka darah berceceran. Setelah dicari asalnya, mereka menemukan seekor burung tanpa sayap sedang sekarat.

Burung tersebut mengaku bernama Jatayu, yang berusaha menolong Dewi Sita karena diculik Rahwana. Namun usahanya tidak berhasil sehingga Dewi Sita dibawa kabur ke oleh Rahwana ke kerajaan Alengka. Melihat keadaan Sang Jatayu yang sekarat, Sang Rama memberi hormat untuk yang terakhir kalinya, kemudian Jatayu menghembuskan napas terakhirnya.

5. Sang Kalikemaya
Jika ST Dwi Bhuana Santhi, Desa Tibubeneng mengangkat kisah Jatayu, maka ST Eka Tri Santhi, Br. Pelambingan, Tibubeneng membuat ogoh-ogoh dengan judul Sang Kalikemaya.
 
6. Pastu Durga
ST Eka Dharma Putra, Br. Aseman Kangin, Tibubeneng, Badung mengangkat kisah Dewi Durga dengan judul Pastu Durga. Dalam unggahan sketsa ogoh-ogohnya di akun @st.ekadharmaputra disertai caption, “Om Catur Dewa Maha Sakti, Catur Asrama Bhatari, Siwa Jagatpati Dewi, Durga Sarira Dewi“

Ketika sebuah kesetiaan dipermainkan, Hanya akan membawa petaka, Cahaya yang telah redup tak dapat dihidupkan, Yang tersisa hanyalah kegelapan “Pastu Durga”.

7. Semara Reka
ST Susila Bhakti, Tibubeneng, Badung akan membuat ogoh-ogoh yang berjudul Semara Reka. Sketsa ogoh-ogoh mereka diunggah pada akun @stsb__

8. Taksu Sang Hyang Legong
Vatana Padangsambian, Denpasar membuat ogoh-ogoh berjudul Taksu Sang Hyang Legong. Ogoh-ogoh ini terinspirasi dari Tari Legong yang sudah tak asing lagi di Bali. “Tari Legong tercipta berdasarkan mimpi I Dewa Agung Made Karna, Raja Sukawati yang bertahta tahun 1775-1825 M. Ketika beliau melakukan tapa di Pura Jogan Agung desa Ketewel ( wilayah Sukawati ), beliau bermimpi melihat bidadari sedang menari di surga. Mereka menari dengan menggunakan hiasan kepala yang terbuat dari emas,” tulis akun @vatana.45team.

Ketika beliau sadar dari semedinya, segeralah beliau menitahkan Bendesa Ketewel untuk membuat beberapa topeng yang wajahnya tampak dalam mimpi beliau ketika melakukan semedi di Pura Jogan Agung dan memerintahkan pula agar membuatkan tarian yang mirip dengan mimpinya. Akhirnya Bendesa Ketewel pun mampu menyelesaikan sembilan buah topeng sakral sesuai permintaan I Dewa Agung Made Karna. Pertunjukan tari Sang Hyang Legong pun dapat dipentaskan di Pura Jogan Agung oleh dua orang penari perempuan.

9. Narashima Murti
STT Eka Darma Banjar Beluluk Timpag mengangkat kisah awatara Wisnu yakni Narasinga Murti dengan judul Narasimha Murti. Dijelaskan pada akun @sttekadarma_ pada akhir zaman Satyayuga, seorang Raja Asura bernama Hiranyakasipu sangat membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan Dewa Wisnu termasuk pengikutnya. Karena bertahun tahun lalu, Hiranyaksa (adiknya) dibunuh oleh Waraha Awatara.

Untuk mendapatkan kesaktian, ia melakukan tapa kepada Dewa Brahma. Ia kemudian memohon berkat untuk hidup abadi. Namun Dewa Brahma tak dapat mengabulkannya. Hiranyakasipu hanya tidak dapat dibunuh oleh Manusia, Hewan, maupun Dewa; saat pagi, siang, maupun malam; di luar maupun di dalam rumah; di air, darat, maupun udara; dan tidak dapat dibunuh dengan segala macam senjata.

Di rumah Hiranyakasipu, Dewa Indra dan bala tentaranya menyerbu. Untungnya, Narada datang dan menyelamatkan Lilawati (istri Hiranyakasipu) dan Prahlada (anak Hiranyakasipu). Prahlada kemudian dididik oleh Narada untuk menjadi pengikut Dewa Vishnu.

Mengetahui hal tersebut, Hiranyakasipu marah besar dan mencoba membunuh anaknya sendiri. Namun, setiap kali mencoba, ia selalu tidak dapat membunuh anaknya. Kekuatan Dewa Wisnu yang tidak terlihat oleh mata Hiranyakasipu selalu menolong Prahlada. Hiranyakasipu pun menantang Prahlada untuk menunjukkan Dewa Wisnu. Prahlada berkata, “Ia berada di mana-mana, Ia di sini, dan Ia akan muncul.”

Pada petang hari itu, Dewa Vishnu muncul sebagai Narasinga Awatara (manusia berkepala singa dan berkuku tajam). Narasinga Awatara dapat mengakhiri Hiranyakasipu. Karena waktu yang tepat, berkat Dewa Brahma tidak berlaku lagi. Hiranyakaksipu memang dibunuh tidak oleh manusia, hewan, maupun dewa; tidak di air, darat, ataupun udara, melainkan di pangkuan Narasinga; tidak di dalam maupun di dalam rumah, melainkan di antaranya; tidak dibunuh dengan senjata, melainkan dengan kuku Narasinga.

Intinya adalah Beliau ada dimana-mana dan akan melindungi setiap pengikutnya tanpa memandang keturunan melainkan hanya ketulusan dan perbuatan baik orang tersebut.

10. Sangkuni Perlaye
Tokoh dalam wiracarita Mahabharata, yakni Sangkuni diangkat menjadi ogoh-ogoh oleh Banjar Karang Sari. Judulnya yakni Sangkuni Perlaye. Seperti diketahui bahwa Sangkuni merupakan tokoh yang licik dan curang.

11. Pamurtining Guru
ST Tri Yoga, Br. Kuwum, Ds. Kuwum, Mengwi, Badung membuat ogoh-ogoh berjudul Pamurtining Guru. Sketsa dari ogoh-ogoh ini bisa dilihat di akun @st.triyoga.

12. Sang Rahwana
Ogoh-ogoh Banjar Angseri pada tahun 2020 ini mengangkat kisah Rahwana. Ogoh-ogoh mereka pun diberi judul Sang Rahwana. Di media sosial ada dua sketsa ogoh-ogoh yang beredar.

13. Sang Kala Geni
Sang Kala Geni merupakan judul ogoh-ogoh dari St. Yowana Çhanti I, Br. Sulangai, Ds. Sulangai, Kec. Petang, Kab. Badung. Sketsanya bisa dilihat di @st.yowanachanti1

14. Kresna Duta
ST Dwi Dharma Putra, Banjar Sunia, Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung membuat ogoh-ogoh berjudul Kresna Duta. Sketsanya bisa dicek di @st.dwidharmaputra

15. Bawi Srenggi
ST Yowana Eka Sakti, Banjar Sanga Agung juga membuat ogoh-ogoh berjudul Bawi Srenggi. Sketsa ogoh-ogoh ini bisa dilihat di @st.yowanaekasakti

16. Parasurama Awatara
STT Siddhi Widya Yowana, Jln. Raya batuyang Gg. Puyuh membuat ogoh-ogoh berjudul Parasurama Awatara. Pada caption sketsa ogoh-ogoh yang diunggah di akun @sidhiwidyayowana juga disebutkan Parasurama (Dewanagari: परशुरामभार्गव; IAST: Parashurāma Bhārgava) atau yang di Indonesia kadang disebut Ramaparasu, adalah nama seorang tokoh Ciranjiwin (abadi) dalam ajaran agama Hindu. Secara harfiah, nama Parashurama bermakna “Rama yang bersenjata kapak”.

Nama lainnya adalah Bhargawa yang bermakna “keturunan Maharesi Bregu”. Ia sendiri dikenal sebagai awatara Wisnu yang keenam dan hidup pada zaman Tretayuga. Pada zaman ini banyak kaum kesatria yang berperang satu sama lain sehingga menyebabkan kekacauan di dunia. Maka, Wisnu sebagai dewa pemelihara alam semesta lahir ke dunia sebagai seorang brahmana berwujud angker, yaitu Rama putra Jamadagni, untuk menumpas para kesatria tersebut.

17. Pempatan Agung

Saat Nyepi saka 1942 tahun 2020, STT. Dharma Kaniaka Banjar Dajan Peken, Timpag, Tabanan membuat ogoh-ogoh berjudul Pempatan Agung. Dikutif dari akun instagram @sttdharmakaniaka.timpag dituliskan Pempatan Agung atau disebut juga Catus Patha adalah persimpangan jalan yang erat kaitannya dengan simbol tapak dara yg merupakan pusat pertemuan energi positif dan negatif.

Dijelaskan dalam beberapa lontar seperti Dewa Tattwa maupun Eka Pratama, dalam seluk beluk caru dan tawur disebutkan terutama untuk Tawur kesanga dilaksanakan di Pempatan Agung, karena dalam Lontar Bhumi Kamulan dan Siwa Gama diceritakan di tempat inilah mula pertama Dewi Uma berubah wujud menjadi Dewi Durga untuk menciptakan Bhuta Kala dan di tempat ini pula Sang Pretanjala berubah menjadi Maha Kala serta mengutuk keempat saudaranya untuk ditempatkan masing-masing penjuru mata angin.

Tidak heran, jika orang-orang yang menekuni ilmu pangiwa memanfaatkan energi negatif Pempatan Agung untuk mendapat panugrahan Bhatari Durga dan Sang Mahakala. Namun demikian, fenomena seperti itu saat ini tentunya sudah jarang karena kawasan Pempatan Agung atau Catus pata kini sudah ramai, bahkan menjadi titik kawasan bisnis dan pemerintahan suatu wilayah. "Berdasarkan cerita tersebut penggarap mengimplementasikan kedalam bentuk karya seni ogoh-ogoh dengan konsep menghadap keempat penjuru mata angin," tulis akun @sttdharmakaniaka.timpag.

18. Pitik Bengil

Sekaa Eightpayet tahun 2020 akan membuat ogoh-ogoh berjudul Pitik Bengil. Dalam sketsa yang telah dibuat terlihat gambar seekor siluman ayam (pitik bengil) memegang kepala orang.

19. Sang Dasaksara

Pada Nyepi saka 1942, ST. Mawa Pertiwi, Tegallinggah, Penebel, Tabanan, akan membuat ogoh-ogoh berjudul Sang Dasaksara. Dalam sketsanya terlihat sesosok Bhuta Kala menyeramkan dan di atasnya tergambar 10 aksara atau dasa aksara.

Dikutif dari akun instagram @ stmp1980 dituliskan narasi Aku bukanlah sebagai pengisi tulisan belaka, pengetahuan lahir bersama jiwaku, sastra terbentuk bersama jiwaku, setiap mantra terdapat jiwaku, setiap jiwaku ada di seluruh alam semesta (buana agung), dan jiwaku adalah pendamping dari ragamu (buana alit), aku adalah kekuatan dari alam semesta, bangkitkan aku dalam ragamu, ketika aku terbangun maka seluruh kekuatan alam semesta akan menyertaimu, setiap pengetahuanmu adalah AKU "Sang Dasaksara" "Sang" "Bang" "Tang" "Ang" "Ing" "Nang" "Mang" "Sing" "Wang" "Yang". Rahayu caka 1942

20. Taksu Cilinaya

Taksu Cilinaya merupakan judul ogoh-ogoh tahun 2020 yang akan dibuat oleh STT Putra Bhakti, Banjar Tengah Sempidi, Badung. Ogoh-ogoh ini terinspirasi dari ornamen “cili” yang terdapat pada lamak Bali yang digunakan tatkala ada upacara adat atau agama.

Pada akun @stt_putra_bhakti dituliskan perwujudan Cili atau Deling pada lamak disebut sebagai sampian Cili dengan hiasan wajah yang menyimbolkan kekuatan keindahan atau simbol kedewataan. Cili dilambangkan dengan figur perempuan dengan ciri khas bentuk segitiga terdiri dari tiga unsur yakni kepala, badan dan kaki seperti halnya dalam motif hias cilinaya. Mengandung makna sebagai permohonan keindahan. Cili merupakan simbol purusa dan pradana yang nantinya memiliki penekanan kepada konsep Rwa Bhineda.

Simbol Cili yang dihadirkan pada karya ini mengandung makna sebagai permohonan kepada Sang Hyang Widhi Wasa agar senantiasa dianugrahkan kerahayuan dan keselamatan terhadap Bhuana Agung dan Bhuana Alit agar kehidupan di Bumi bisa terus berjalan harmonis.

Cili di Bali sangat terkait dengan kehidupan sosial keagamaan yang selalu menjaga dan memelihara bahkan memberi perubahan dalam bentuk dan fungsinya, sejalan dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.

21. Bawi Srenggi

ST Widya Bhakti, Banjar Pegok, Sesetan Denpasar akan membuat ogoh-ogoh berjudul Bawi Srenggi. Berwujud seekor bawi (bawi) raksasa. Terlihat dalam sketsanya, seorang raksasa berwajah babi dengan taringnya yang panjang. Babi itu juga mengeluarkan api pada bagian rambutnya serta mengangkat satu kakinya.

22. Atma Lingga

ST. Dharmaja, Banjar Dauh Kutuh, Ubung Kaja akan membuat ogoh-ogoh berjudul Atma Lingga. Dalam sketsanya yang diunggah pada akun instagram  ST. Dharmaja terlihat ada tiga sosok yang digambarkan. Salah satunya ada sosok Dewa Ganesha dan Dewa Siwa.

"Karena di dalam dunia ini tidak ada yang bisa melampaui keabadian dewa" ATMA LINGGA" Coming soon caka 1942," tulis akun tersebut.

23. Wit Sarwa Guna (Tantu Pagelaran)

Sementara itu, STT. Dharma Wila Yudha Br. Sama Kelurahan Pedungan-Denpasar Selatan akan membuat sebuah ogoh-ogoh berjudul Wit Sarwa Guna (Tantu Pagelaran). Pada sketsa yang dibuat terlihat sesosok manusia bertangan empat memenggal kepala raksasa yang memiliki lima kepala. Dan didepannya terlihat pula manusia berkepala burung.

24. Sagraha Laku Ngiwa

Ogoh-ogoh STT. Sila Dharma, Br. Tengah Darmasaba, Abiansemal Badung tahun 2020 akan mengangkat sosok Dewa Indra. Garapan mereka diberi judul Sagraha Laku Ngiwa. "Sosok Dewa Indra yg disegani dalam menjalani Dharma memihak/menolong kejahatan karena akan janji," tulis akun instagram resmi STT. Sila Dharma @sekateruna.siladharma.

Terlihat tiga sosok yang digambarkan dalam sketsa ogoh-ogoh yang dibuat, yakni Dewa Indra yang mengendarai gajah melawan raksasa buaya berwarna hijau. Juga ada sesosok manusia yang juga melawan buaya raksasa ini dengan panah.

25. Durga Mahesasura Mardini

Tahun 2020, ST. Wiwaradhika, Br. Belong Gede Pemecutan Kaja, Denpasar akan membuat ogoh-ogoh berjudul Durga Mahesasura Mardini. Dalam sketsanya terlihat sosok Dewi Durga bertangan banyak dengan memegang banyak senjata.


Dewi Durga juga menjulurkan lidahnya yang panjang dan mengendarai singa. Di depannya ada sesosok raksasa yang bernama Mahesasura, raksasa yang berbadan kerbau dan berkepala manusia raksasa.

26. Cetik Kerawang

STT. Sakatarunata, Banjar Sebita, Sempidi, Badung tahun 2020 mendatang akan membuat ogoh-ogoh berjudul Cetik Kerawang. Pembuatan ogoh-ogoh ini akan dimulai pada bulan Januari 2020 ini.

Dalam narasi yang diunggah pada akun @stt_sakatarunata dituliskan terkait cerita dari ogoh-ogoh ini. Menurut akun tersebut, dalam ilmu kepengiwan atau desti , cetik kerawang yang lebih di kenal cetik kerikan gangsa ini adalah salah satu jenis cetik yang berkembang di masyarakat bali. Cetik juga dalam persepsi masyarakat bali , tidak hanya sebagai racun namun juga sebagai salah satu sarana untuk membunuh orang lain yg juga di dukung dengan kekuatan gaib dan mantra - mantra tertentu.

Secara umum , jenis cetik yg paling terdengar di telinga masyarakat bali yakni cetik kerawang atau biasanya di sebut cetik kerikan gangsa yg berbahan dasar serpihan tembaga yg di ambil dari sebuah lempengan gong gangsa atau salah satu jenis perlengkapan gambelan bali , kemudian di campur dengan gelugut (medang-medang)pohon bambu kuning.

Cetik ini hanya mampu di lakukan oleh orang yg memiliki ilmu hitam atau desti , bahkan secara tidak langsung hanya memandang makanan atau minuman saja , maka korbannya akan menjadi sakit seperti yang dihendaki. Kewisesan yang di perolehnya di sebar luaskan secara rahasia dengan menggunakan sarana seperti mas, mirah, tembaga, kertas rerajahan dan lain-lain.

Tujuan orang nyetik atau yg melakukan perbuatan mencelakai dengan menggunakan cetik amat beragam. Biasanya di karenakan sifat iri hati atau dengki , kecemburuan sosial , balas dendam dan berselisih paham , layaknya menggambarkan sosok raksasa yg berkuasa dan menyeramkan.

27. Sang Hyang Kumara

ST.Catsper Manggala di jalan Nangka Selatan Gg. Perkutut akan membuat ogoh-ogoh yang berjudul Sang Hyang Kumara. Latar belakang pembuatan ogoh-ogoh ini yakni terkait dengan putra Dewa Siwa yang bernama Sang Hyang Rare Kumara. Dalam akun instagram sekaa teruna ini @catsper.official dituliskan Sang Hyang Kumara dalam Lontar Kala Purana dan Dharma Pewayangan merupakan Putra Dewa Siwa. Tersebutlah Bhatara Siwa di Sorga mempunyai dua orang putra, yang satu berperawakan raksasa yang bernama Bhatara Kala, sedangkan adiknya bernama Sang Hyang Kumara yang masih kecil atau rare.

Bhatara Kala lahir pada saat sore hari tepat pada sandikala yaitu Kemis Pon Wuku Wayang dan adiknya Sang Hyang Kumara lahir pada Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wayang. Bhatara Kala pergi bertapa dan adiknya diasuh oleh ayahnya (Bhatara Ciwa) karena masih kecil. Setelah lama Bhatara Kala bertapa besarlah Ia dan mendapat penugrahan dari Sanghyang Kasuhan Kidul. Ini panugrahan itu yang memperbolehkan memakan orang-orang yang lahir pada wuku Wayang, memakan orang yang berjalan pada kalitepet (pertengahan hari) dan sandikala (waktu peralihan antara sore dan malam hari).

28. Sang Gajah Mina

ST.Eka Bhuana Jaya, Banjar Kauhan, Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem akan membuat ogoh-ogoh berjudul Sang Gajah Mina. Dalam sketsa yang diunggah di akun instagramnya @st.ekabhuanajaya terlihat sesosok ikan berkepala gajah. Juga memiliki empat tangan.

29. Bhuta Nawasari

ST. Dharmasanti, Banjar Dharma Santi, Ubung Kaja, Denpasar Utara pada Nyepi tahun 2020 mendatang akan membuat ogoh-ogoh berjudul Bhuta Nawasari.

30. Manomaya Kosa

St. Bineka, Br Binoh Kelod, Denpasar akan membuat ogoh-ogoh berjudul Manomaya Kosa. Pada akun instagram sekaa truna ini diceritakan sepintas tentang ogoh-ogoh yang akan dibuat. Dituliskan dalam akunnya bahwa manomaya kosa, unsur manah atau pikiran yang masih menyelubungi atman, dimana atman masih dipengaruhi oleh pikiran atau pikiran masih melekat pada atman seperti ingatan-ingatan semasa hidupnya yang lalu.

Juga dijelaskan tentang makna pada setiap bagian ogoh-ogoh yang dibuat yaitu babi dan bhuta melambangkan sifat-sifat duniawi seperti rakus, serakah, licik, dan lain-lain yang senantiasa menggoda "sang diri" untuk mendapatkan kepuasan material. Tunggul berakar menyimbolkan tubuh dari "sang diri" yang masih terikat reinkarnasi untuk menebus karma dari kehidupan lampau.


Badan dengan memegang kepala beragam ekspresi merepresentasikan "sang diri" yang masih terpengaruh oleh ingatan-ingatan dari kehidupannya yang lalu. Berdiri dengan satu kaki melambangkan keinginan untuk lepas dari ikatan duniawi.

31. Sang Hyang Dedari

Br Telanga Tegal, Darmasaba, Badung akan membuat ogoh-ogoh berjudul Sang Hyang Dedari. Ogoh-ogoh ini menampilkan tiga sosok yakni seorang lelaki, perempuan yang menari rejang dan sesosok raksasa.

32. Tedung Agung

Ogoh-ogoh Sekaa Teruna Yowana Saka Bhuwana Br. Tainsiat, Denpasar memang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Dan setelah sebelumnya membuat ogoh-ogoh yang berkisah tentang Sang Kumbakarna, pada tahun 2020 akan membuat ogoh-ogoh yang berjudul Tedung Agung. (TB)



MGID

Name

2020,3,2021,1,abadi,1,aceh,1,adat,3,agraris,1,air,1,air suci,2,air terjun,2,aksara suci,1,ala ayuning dewasa,1,alami,2,alas purwo,1,amerika serikat,3,aneh,1,anggara kasih,3,angkringan,1,anjing,3,aplikasi pengingat terbaik,1,arak,1,arak bali,3,arca,1,arema fc,8,aremania,7,arjuna,1,arsitektur,3,art,18,art center,1,arti mimpi,8,artis,19,artis melukat,2,ary kencana,2,aswatama,1,atma wedana,1,aura kasih,1,australia,4,awatara,4,babad pasek,1,babad tanah jawi,1,babi,1,babi guling,4,babi guling samsam,1,badung,62,bagus wirata,2,bala,1,bali,993,bali adnyana,1,bali aga,7,bali di langkat,1,bali di luar,2,bali di sumatera utara,1,bali kuno,1,bali yang binal,1,balian,2,balinese food,11,bandara bali utara,2,bandara ngurah rai,2,Bandung,1,bangli,18,banjir,6,banten,1,banten otonan,1,bantuan,1,banyu pinaruh,1,banyuwangi,1,barack obama,1,basang-basang,1,bayu kw,1,bbm,1,Bebai,2,Beji Langon,1,belgia,1,belitung,1,bencana,1,bencana alam,11,bendesa,1,bendungan titab,1,berhala,1,berita,137,besakih,3,bharatayudha,1,Bhatari Durga,1,bhisama,1,bhuta kala,2,bima,1,binatang,1,biografi,2,bisnis,8,blt,1,bmkg,1,body painting,1,bom bali,1,bondres,1,Boya Sang Bima,1,brahma,1,Brahma Lelare,1,bri,10,BRI Liga 1,3,buah musim hujan,1,buda wage,1,buda wage klawu,1,budaya,238,budha,1,buku,1,bulan,1,bulan di pejeng,1,bule,5,buleleng,55,bunuh diri,1,burung pipit,1,bus hantu,1,calonarang,1,canang sari,2,candi dieng,1,canggu,3,cara merawat rambut,1,cara sadap wa,1,cara temukan hp hilang,1,care bebek,2,caru,1,catetan dibi sande,1,Catur Bekel Dumadi,1,cetik,4,china,1,chord,2,cina,2,cinta,1,ciri-ciri fake people,1,ciri-ciri manusia bertopeng,1,ciri-ciri manusia palsu,1,Cleo,1,corona,1,costume,1,covid-19,4,cpns,1,crazy rich,3,cristiano ronaldo,1,crypto,1,cuaca,1,Culture,11,Dalam Ingatan,1,dana punia,1,Dang Hyang Nirartha,3,dangdut,1,daratan,1,dataran tinggi dieng,1,daun kelor,1,daun sirih,1,Death Knot,1,demam berdarah,1,demen pedidi,1,demo,1,denpasa,1,denpasar,120,desa adat,1,desa adat datah,1,desa dapdap putih,1,desa jinengdalem,1,desa manggis,1,desa munggu,1,desa nyanglan,1,desa sudaji,1,desa undisan,1,desa wisata,1,dewa 19,1,dewasa ayu,7,dewata nawa sanga,1,Dewi Sri,1,dharma wacana,1,dialog dini hari,1,digital,7,dinasti warmadewa,1,dirjen Bimas Hindu,2,diskon,1,dlhk bali,1,doa,4,doa hindu,1,doa sehari-hari,3,dokter gigi,1,doktor,1,dosen isi,1,dprd,2,dprd bali,1,dprd kota denpasar,1,drama gong,3,dresta bali,1,drupadi,1,dubai,1,duryodana,1,duryudana,1,epos,2,erupsi gunung agung,2,event,8,fakta,1,feature,2,festival,2,film,5,filsafat,1,Fitur terbaru WhatsApp 2021,1,food,14,G20,4,gajah mada,1,galungan,13,gambelan,1,game,1,gamelan bali,1,gang poppies,1,ganjar pranowo,1,gaya hidup,1,gelgel,1,gempa,16,gempa bumi,14,genta,1,gering,2,gering agung,1,gerubug,1,gianyar,48,gilang bhaskara,1,gitgit,1,gubernur bali,5,gulinten,1,Gung Dewi,1,gunung agung,9,gunung batur,2,gunung semeru,1,guru,1,hamil,1,happy salma,1,hari baik,4,hari raya,15,hari raya hindu sepanjang tahun 2023,1,hastinapura,1,herbal,6,hiburan,3,Hindu,396,hindu aceh,1,hindu aluk todolo,1,hindu bali,62,hindu dunia,2,hindu jawa,9,hindu jogja,1,hindu kaharingan,1,hindu kei,2,hindu ntt,1,hindu nusantara,11,hindu tamil,1,hindu tanimbar kei,1,hobby kerauhan,1,Holywings,1,hong kong,1,horor,4,hotel,1,how to,1,hujan,1,hukum,2,hukum dan kriminal,29,hutan,1,I Gusti Ngurah Alit Yudha,1,I Gusti Ngurah Rai,1,I Nyoman Giri Prasta,1,i nyoman kenak,1,i nyoman wara,2,Ida Ayu Laksmi,1,Ida Bagus Putu Dunia,1,Ida Pedanda Gde Made Tembau,1,idol,1,idul fitri,1,ihdn denpasar,1,india,27,Indonesia,2,infotainment,1,inggris,1,inna bali beach,1,inspirasi nama bayi,1,inspiratif,1,instalasi,1,internasional,1,international,11,Irjen Pol Teddy Minahasa,2,isi denpasar,6,islam,14,itihasa,1,jagatnatha,1,jakarta,1,janin,1,jantung sehat,1,januari 2023,1,Jason Derulo,1,jawa,7,jawa barat,1,jawa timur,4,jegeg bulan,3,jembatan kaca,1,jembrana,18,jepang,3,jerawat,1,jerman,1,jessica iskandar,1,job,1,jodoh,1,joged,1,joko widodo,5,Jokowi,4,jrx,1,judi online,1,jukung,1,Julia Roberts,1,jumat kliwon,1,Jumat Paing,1,jumat pon,1,Jumat Umanis,1,jumat wage,1,jumat wage uye,1,kadek devi,1,kajeng kliwon,4,kalender,1,kamis kliwon,1,kamis paing,1,kamis pon,1,kamis umanis,1,kamis wage,1,kampung bali,1,kampung bali bekasi,1,kapolda,2,Kapolres Malang,1,Kapten Japa,1,karangasem,54,karna,1,KB Bali,2,kebakaran,4,kebaya,1,kebo iwa,1,kecelakaan,3,kecelakaan pesawat,1,kecoak,1,keluarga berencana,1,kemakmuran,1,kematian,1,kembang rampe,1,kenangan,1,kepemimpinan,1,kepercayaan,4,kerajaan klungkung,2,kerauhan,2,kesanga,1,Kesehatan,13,kesiman,3,kesiman kertalangu,1,kesurupan,2,ketua dprd badung,1,ketua dprd gianyar,1,keturunan,1,ketut santosa,1,kintamani,1,kkb papua,2,kkn,4,klawu,3,klenik,3,klenteng,1,klungkung,31,koin micin,1,komisi IV DPRD Kota Denpasar,1,korea selatan,1,koster,1,kpk,5,kresna,1,kriminal,22,kristen,1,krobokan,1,ktt g20,5,kucing,1,kuliner,21,kulit kusam,1,kulit pisang,1,kulkul,1,kuningan,3,kunjungan,1,kunti,1,kupang,1,kusamba,1,kuta,8,lagu bali,3,lahangan sweet,1,lampung,1,lansia,1,lawar,1,layang-layang,2,leak,6,leeyonk sinatra,1,lembu,1,lempuyang,1,liburan,1,lifestyle,21,liga 1 2022-2023,1,lingga yoni,1,lirik lagu,16,lirik lagu tuak jakedanill,1,lng,1,lombok,3,longsor,1,lontar,174,lontar carcan wong,1,lowongan kerja,1,LPD Kedonganan,1,Lubdaka,1,luhut binsar pandjaitan,1,lukisan,4,lulut,3,lulut emas,1,lumajang,4,magis,3,Mahabharata,44,mahameru,1,mahasabha luar biasa PHDI,1,majapahit,4,makanan diabetes,1,makna dupa,1,malang,4,mancing,1,mandalika,1,mang gita,1,mangga,1,mantra,9,mantra bangun pagi,1,mantra cuci muka,1,mantra gosok gigi,1,mantra hindu,4,mantra sebelum tidur,1,mantra sehari-hari,1,marco wisesa,1,materi agama hindu,2,materi pelajaran,2,mawar,1,medan,1,media sosial,1,medis,1,Melukat,13,mengwi,1,menikah,2,Menko Marves,1,menteri,2,menteri agama,1,menteri dari bali,2,merajan,1,merakih,1,merdeka,1,mertasari,1,militer,1,mimpi,2,mimpi membuat rumah,1,minggu kliwon,1,minggu pon,1,minggu wage,1,Miss Indonesia 2022,1,misteri,20,mistik,73,mistis,83,mitologi dewa,4,mitos,5,mma,1,model,1,monez,1,morelia,1,Motifora,1,motor,1,ms glow,1,music,3,musik,37,musisi,13,nagasepaha,1,nangka muda,1,Nanoe Biroe,2,narkoba,1,nasib,2,nasional,28,natah,1,nekara,1,nelayan,1,neraka,1,New York Fashion Week,1,news,6,ngaben,14,ngaben tikus,1,ngejot,1,ngelawang,1,ngerebong,1,ngusaba ageng,1,ngusaba nini,1,ntt,2,Nusa Dua,3,nusa lembongan,1,Nusa Penida,5,nusantara,3,nyama selam,1,Nyampingang Tulang,1,nyentana,1,nyepi,10,obama,1,obat alami kecoak,1,odalan,6,odgj,1,ogoh-ogoh,6,olahraga,5,ongkara,1,otonan,1,pagerwesi,1,pahlawan,3,pajajaran,1,pal sri sedana,1,palawakya,1,pameran,2,pandawa,2,pandu,1,pangerupukan,5,pangiwa,1,pantai,5,Pantai di Bali,1,Pantai Geger,1,pantai kuta,1,Pantai Melasti,1,Pantai Padang Padang,1,panti asuhan,1,papua,4,Partai Golkar,1,pasar badung,2,paskibraka,3,pasraman,1,patung,2,patung bayi Sakah,1,pawang hujan,2,pdam denpasar,2,pecinan,1,pedofilia,1,pegayaman,1,pelinggih,1,pemacekan agung,2,pemangku,1,pemilu 2024,1,penamaan,1,penampahan,2,pencurian,1,pendeta,1,pendidikan agama hindu,2,penggak men mersi,1,pengobatan,22,penjor,4,penjor galungan,1,penulis,1,penyajaan,1,penyakit,2,penyu,1,penyucian,1,perajin,1,perdana menteri,1,pergerakan,1,peristiwa,25,pernikahan,4,peruntungan,2,pesta kesenian bali,12,pesugihan,1,petruk,1,phdi,3,phdi Bali,7,PHDI Pusat,2,PI Bedugul,1,pica fest,1,pis bolong,4,pitara,1,pitra yadnya,1,PKB,12,pkb2022,1,PMI,1,pns,1,pohon keramat,2,polda bali,1,poligami,1,polisi,3,polisi ditusuk di denpasar,1,politikus,2,politisi,1,Polresta Denpasar,1,ponsel,1,pop bali,1,ppkm,1,prestasi,1,primbon,101,produk,1,puan maharani,2,puisi berbahasa bali,1,puja tri sandya,1,pulaki,1,pulet-pulet,1,pura,39,pura besakih,3,pura di jawa,1,pura gelap,1,pura giri semeru agung,1,Pura Goa Pageh,1,pura lempuyang luhur,1,pura luhur uluwatu,2,pura mandara giri semeru agung,2,pura melanting,1,pura pucak penulisan,1,pura punduk dawa,1,pura samuan tiga,1,Pura Taman Beji Griya Gede Manuaba,1,pura tumpa,1,puri agung klungkung,1,puri pemecutan,1,purnama,5,purnama kalima,1,purnama kapat,1,puteri indonesia,3,qris,1,rabu pahing,1,rabu pon,1,rabu umanis,1,rabu wage,1,rahina bali,1,raja bali,1,raja bangli,2,raja gianyar,1,raja klungkung,1,ralaman,1,ramalan,134,ramayana,3,rambut sehat,1,ray peni,1,rejang,1,rejang renteng,1,rejeki,2,rekor muri,1,reportase,3,rerahinan,21,restoran,2,rezeki,1,ridwan kamil,1,rinjani,1,ritus,1,Roga Sanghara Bumi,1,rs darmo,1,rsj bangli,2,rsud wangaya,1,rsup sanglah,2,rujak,1,rutinitas,1,sabtu kliwon,1,sabtu paing ukir,1,Sabtu Umanis,2,sabtu wage,1,sabuh mas,1,sad kahyangan,1,saiban,1,saka 1942,1,sakit gila,1,sakti,1,salon,1,samson bali,1,sanggar santhi budaya,1,santet,1,santi,1,sanur,20,sanur village festival,8,sapi,1,Sapuh Leger,1,saput poleng,1,saraswati,7,sasih,1,sastra,1,sate lilit,1,satpam pdam,1,sawah,1,sayan,1,segehan,1,sejarah,115,sejarah bali,39,sejarah desa,30,sejarah gunung agung,1,sejarah hindu,3,sejarah pura,26,seksualitas,1,selak,1,selasa kliwon,1,selasa paing,1,selasa pon,1,seleb,1,selingan,1,semarang,1,semeru,3,sengkuni,2,seni,59,seniman,9,Senin Kliwon,1,senin paing,1,Senin Pon,1,senin wage,1,senjata,1,sepak bola,9,serombotan,1,siat tipat,1,siat yeh,1,sid,2,sisi lain,84,situs hindu,1,siwa,3,siwaratri,5,sman bali mandara,1,SMPN 13 Denpasar,1,smpn 5 denpasar,3,sniper,1,soekarno,3,soma ribek,1,sosok,86,sosrobahu,1,sport,8,stadion kanjuruhan,1,street art,1,sudhi wadani,2,sugihan bali,1,sugihan jawa,1,suku,2,sulawesi utara,1,suling,1,sulinggih,11,sultan,1,sumatera,1,Sundari Dewi,1,sunset,1,surabaya,2,surya kanta,1,suwat,2,tabanan,26,tahun baru 2022,1,tahun baru saka,1,taksu poleng,1,taledan,1,tanah longsor,4,tanah lot,1,tanda hp terserang malware,1,tanimbar kei,1,tari,3,tari kreasi,1,tari rejang renteng,1,Teknologi,6,tenganan,2,tenung,19,terminal LNG,8,teroris,1,Terry Palmer Hotelier,1,terunyan,2,thailand,1,tiara dewata,1,tilem,5,tingkatan leak,1,tinju,1,tips,1,tirta,2,tirta empul,4,tni,3,tni ad,1,tokek,1,tokoh,101,toraja,1,tradisi,7,tradisional,6,tragedi Kanjuruhan,1,travel,9,Tresna Nyama,1,Tri Handoko Seto,1,tri sandya,2,trunyan,1,tsunami,1,tugu tiga,1,tuhan,1,tukad ayung,3,tukad badung,2,tukad bindu,1,tukad loloan,1,tukad oongan,1,tukad unda,1,tukad yeh ho,1,tumbal,1,tumpek,1,tumpek kandang,1,tumpek krulut,1,tumpek landep,1,tumpek wariga,2,tumpek wayang,1,tuselak,1,tutorial,3,uang kepeng,1,ubud,13,ubud foof festival,1,udeng merah,1,ugu,1,uhn igb sugriwa,2,ulah pati,5,ular,3,uma,1,umkm,1,uni emirat arab,1,unik,13,universitas gajah mada,1,universitas indonesia,2,universitas udayana,1,unud,4,unuk,1,upakara,4,usada,1,usada buduh,1,usadha,9,vaksinasi Covid-19,2,vandalisme,1,veteran,1,video,1,viral,31,walhi bali,7,wariga,120,warisan,1,watak,2,wayan koster,7,Wayang,7,wbtb,1,weda,1,wewaran,2,whatsapp,3,whdi,1,wilio,1,wiracarita,10,wisata,39,wna,1,wuku,4,wuku bala,1,wuku dukut,7,wuku klawu,2,wuku Watugunung,4,wuku wayang,1,yadnya,2,yadnya sesa,1,Yan Srikandi,1,yeh labuh,1,yong sagita,1,zodiac,2,zodiak,18,
ltr
item
TelusurBali.com: 32 Sketsa Ogoh-ogoh Tahun 2020, Mana Pilihanmu?
32 Sketsa Ogoh-ogoh Tahun 2020, Mana Pilihanmu?
https://1.bp.blogspot.com/-L3leWlkkrcM/Xgr1Fu-DV6I/AAAAAAAAJYI/C21d23Qx1-09994Y6wFvPQuAdE8zUPCcQCPcBGAYYCw/s1600/Untitled-1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-L3leWlkkrcM/Xgr1Fu-DV6I/AAAAAAAAJYI/C21d23Qx1-09994Y6wFvPQuAdE8zUPCcQCPcBGAYYCw/s72-c/Untitled-1.jpg
TelusurBali.com
https://www.telusurbali.com/2020/01/32-sketsa-ogoh-ogoh-tahun-2020-mana.html
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/2020/01/32-sketsa-ogoh-ogoh-tahun-2020-mana.html
true
4771231865681501597
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content