--> Penuh Misteri! Tak Pakai Api, Dupa Juga Tak Menyala Saat Ngaben di Setra Desa Buwir Tabanan, Begini Kisahnya | TelusurBali.com

Penuh Misteri! Tak Pakai Api, Dupa Juga Tak Menyala Saat Ngaben di Setra Desa Buwir Tabanan, Begini Kisahnya

Sumber Foto  suardika27.blogspot.com Pelaksanaan ngaben di Bali lazimnya menggunakan saran api. Jenazah dibakar dengan api dengan tujuan m...

Sumber Foto suardika27.blogspot.com

Pelaksanaan ngaben di Bali lazimnya menggunakan saran api. Jenazah dibakar dengan api dengan tujuan mempercepat pengembalian badan kasar kembali ke unsur Panca Maha Bhuta.

Akan tetapi, ada beberapa wilayah yang pelaksanaan ngabennya tanpa proses pembakaran jenazah. Salah terjadi secara turun temurun di Desa Buwit, Kaba Kaba, Kediri, Tabanan, Bali. Di desa ini terdapat dua setra atau kuburan yakni setra desa adat Buwit atau setra Gede dan setra Dalem Kelakahan. Namun yang unik yakni pelaksanaan pengabenan di Setra Gede (kuburan lama).

Pelaksanaan pengabenan di Setra Gede ini tidak bisa menggunakan api untuk membakar jenazah. Hal ini dikarenakan api tidak mau menyala dan membakar sarana sembahyang, bahkan dupa sekalipun tidak mau menyala di kawasan ini. Setra Gede ini pun sudah ada sejak berdirinya Desa Buwit.

Dilansir dari Bali Express, karena tak bisa menggunakan api untuk membakar jenazah, sebagian krama desa memutuskan membuat setra baru bagi warga yang ingin jenazah keluarganya diaben dengan cara dibakar.

Bahkan dari awal keberadaan Setra Gede Desa Buwit, warga krama desa ketika hendak Ngaben harus tanpa prosesi pembakaran. Keunikan ini pun terbukti ketika kebakaran lahan ilalang di samping Setra Gede, dan hal ini tidak membakar sedikitpun area Setra. Bahkan bekas kebakaran pun masih tampak dari pepohonan yang batangnya menghitam di barat Setra Gede.

Bila tak ada sesuatu yang magis, mestinya ilalang di Setra Gede juga terbakar, apalagi terjadi saat musim kemarau. Misteri soal tradisi tak boleh menggunakan api membakar jenazah ini, diakuinya, hingga kini tidak terungkap.

“Meski tidak bisa menyalakan api untuk sarana sembahyang pangabenan, namun bila warga menghidupkan api untuk merokok malah bisa. Tetapi dicoba ke dupa untuk upacara malah tidak mau,” kata salah satu pangelingsir setempat I Gusti Alit Putu Widana dilansir dari Bali Express.

Karena hal itu berlangsung turun temurun, krama Buwit menyiasati Ngaben dengan cara mengubur jenazah, layaknya seperti proses penguburan jenazah biasa. Namun ada sedikit perbedaan yakni prosesi  Ngaben tetap dilaksanakan seperti biasa, menggunakan bade dan lembu serta upakara lainnya. Rangkaian prosesi Ngaben ketika tiba di Setra Gede Buwit, jenazah akan dikuburkan. Liang lahat untuk jenazah yang diaben posisinya bebas, tidak ada tempat secara khusus di setra tersebut.

Selesai melakukan penguburan, maka ada yang diambil buat direka menyerupai bentuk manusia. Lantas dilakukan prosesi Nyekah hingga Nganyut di sungai. Sedangkan jenazah yang sudah dikubur tetap dibiarkan di sana, dan dianggap sudah selesai proses Ngabennya. Selanjutnya, Bade dan Lembu yang  digunakan untuk mengiringi jenazah, kemudian diletakkan di sebelah utara Setra.

Lantaran ada  tradisi Ngaben dengan cara mengubur dan tidak membakar, ada sebagian krama yang membuat Setra baru di Banjar Kelakahan Kaja. Warga yang mangempon dan memakai Setra baru ini berasal dari warga Banjar Kelakahan Kaja, sebagian dari Kelakahan Gede, dan beberapa dari banjar lainnya. Soroh Senggu dan Guru memilih untuk ke Setra yang baru, sebab jenazah dari soroh tersebut harus dibakar.

Seperti umumnya Setra, suasana angker cukup terasa. Pepohonan tinggi mengelilingi Setra, bahkan ada yang terlihat mulai rapuh yang bisa tumbang sewaktu-waktu. I Gusti Alit Putu Widana menjelaskan bahwa, pohon yang tumbang di Setra Gede itu harus dilakukan upacara Macaru dengan bebek berwarna hitam. Jika tidak, maka bisa terjadi grubug atau bencana di desa. Konon di pohon itulah rencang-rencang di Setra tinggal.

Hingga kini, tradisi Ngaben dengan cara penguburan tetap dilestarikan. Bila ada warga yang hendak mencoba membakar jenazah ketika diaben, pemangku tak bisa menolak atau mengizinkannya, namun risikonya diserahkan kepada yang melakukannya. Dan, hingga kini warga tak mau menanggung risiko buruk yang terjadi, meski semua itu tradisi yang hingga kini jadi misteri yang tak terungkap. Kepercayaan ini pun akhirnya tetap teguh dipegang warga Desa Buwit.

Sementara itu, dilansir dari website Desa Buwit, terkait dengan keberadaan Desa Buwit ini yakni di daerah Tabanan terdapat salah satu kerajaan yakni Kerajaan Kaba-Kaba yang diperintah oleh keturunan Arya Belog. Pada masa kerajaannya wilayah kerajaan Kaba-Kaba adalah didaerah Kediri Timur sampai wilayah Desa Buwit. Hal ini terbukti bahwa di Desa Buwit banyak terdapat tanah-tanah retribusi yang merupakan tanah-tanah milik Raja Kaba-Kaba.

Saat berada di bawah pimpinan Raja Kaba-Kaba, Desa Buwit mempunyai wilayah sebanyak lima dusun yaitu Dusun Buwit, Dusun Kelakahan, Dusun Delod Uma, Dusun Tebejero, dan Dusun Buading.

Pada saat itu Sang Raja mempunyai wewenang untuk mengangkat seorang pimpinan/Bendesa untuk memerintah Desa Buwit. Bendesa tersebut bernama Pak Monglot asal Desa Kediri, Kabupaten Tabanan yang memerintah sekitar tahun 1920-1925. Setelah Pak Monglot mengakhiri jabatannya, maka selanjutnya atas petunjuk Penggawa Gantung Distrik Kediri Desa Buwit diperintah oleh I Gusti Agung Gerudug dari Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan  yang memerintah dari tahun 1925 – 1934.

Setelah I Gusti Agung Gerudug selesai masa jabatannya karena sakit jiwa maka secara otomatis beliau dibantu oleh keponakannya yang bernama I Gusti Agung Sukri dari Banjar Senapahan Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang memerintah dari tahun 1934 – 1949.

I Gusti Agung Sukri mengakhiri masa jabatannya kemudian diganti oleh I Ketut Ribin dari Banjar Kelakahan Desa Buwit Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Dalam masa pemerintahan I Ketut Ribin, Desa Buwit mengalami perubahan-perubahan wilayah,  karena Dusun Tebejero dan Dusun Buading terlalu jauh dari wilayah Desa Buwit dan langsung menggabungkan diri dengan Desa Kaba-Kaba baik dalam pemerintahan administrasi maupun dalam pemerintahan otonom atau adat istiadat.

Dengan demikian mulai saat pemerintahan I Ketut Ribin Desa Buwit mempunyai tiga wilayah Dusun yaitu Dusun Buwit, Dusun Kelakahan, dan Dusun Delod Uma.

I Ketut Ribin memerintah dari tahun 1949-1954 kemudian diganti oleh I Nyoman Saweg dari Tahun 1954 – 1979, setelah itu diganti oleh I Gede Nengah Soper dari tahun 1979 – 1988, dan sejak tahun 1988 - 1998 Desa Buwit dipimpin oleh I Wayan Jana dari Dusun Kelakahan Desa Buwit Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Kemudian dari Tahun 1998 – 2006 Desa Buwit dipimpin oleh Nyoman Dela Darmesta dari Dusun Delod Sema, Desa Buwit Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Di masa kepemimpinan Nyoman Dela Darmesta, Desa Buwit mempunyai empat wilayah Dusun dan pergantian nama Dusun menjadi  Banjar Dinas yaitu Banjar Dinas Buwit, Banjar Dinas Delod Sema, Banjar Dinas Kelakahan, dan Banjar Dinas Delod Uma.

Kemudian dari tahun 2006 - 2019 Desa Buwit dipimpin oleh I Wayan Pugeh dari Banjar Dinas Buwit, Desa Buwit, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan yang terdiri dari empat. Selain itu juga terdapat tujuh Banjar Adat yaitu Banjar Adat Kelakahan Kaja, Banjar Adat Kelakahan Gede, Banjar Adat Delod Sema, Banjar Adat Buwit Kaja, Banjar Adat Buwit Tengah, Banjar Adat Mertasari, Banjar Adat Delod Uma.

Dimana enam Banjar Adat merupakan wilayah Desa Adat Buwit yaitu Banjar Adat Mertasari, Banjar Adat Buwit Tengah, Banjar Adat Buwit Kaja, Banjar Adat Delod Sema, Banjar Adat Kelakahan Gede, dan Banjar Adat Kelakahan Kaja sedangkan 1 (satu) Banjar Adat yaitu Banjar Adat Delod Uma termasuk wilayah Desa Adat Kaba-Kaba. (TB)

 

MGID

Name

2020,3,2021,1,abadi,1,aceh,1,adat,3,agraris,1,air,1,air suci,2,air terjun,2,alami,2,alas purwo,1,amerika serikat,3,aneh,1,anggara kasih,3,angkringan,1,anjing,3,aplikasi pengingat terbaik,1,arak,1,arak bali,2,arca,1,arema fc,8,aremania,7,arsitektur,3,art,18,arti mimpi,7,artis,19,artis melukat,2,ary kencana,2,aswatama,1,atma wedana,1,aura kasih,1,australia,4,awatara,4,babad pasek,1,babad tanah jawi,1,babi,1,babi guling,4,babi guling samsam,1,badung,57,bala,1,bali,952,bali adnyana,1,bali aga,7,bali di langkat,1,bali di luar,2,bali di sumatera utara,1,bali kuno,1,bali yang binal,1,balian,2,balinese food,11,bandara bali utara,2,bandara ngurah rai,2,bangli,18,banjir,5,banten,1,banten otonan,1,bantuan,1,banyu pinaruh,1,banyuwangi,1,barack obama,1,bbm,1,Bebai,2,Beji Langon,1,belgia,1,belitung,1,bencana,1,bencana alam,10,bendesa,1,berhala,1,berita,131,besakih,3,bharatayudha,1,Bhatari Durga,1,bhisama,1,bhuta kala,1,binatang,1,biografi,2,bisnis,6,blt,1,bmkg,1,body painting,1,bom bali,1,Boya Sang Bima,1,brahma,1,Brahma Lelare,1,BRI Liga 1,3,buah musim hujan,1,buda wage,1,buda wage klawu,1,budaya,222,budha,1,buku,1,bulan,1,bulan di pejeng,1,bule,4,buleleng,53,bunuh diri,1,burung pipit,1,calonarang,1,canang sari,2,candi dieng,1,canggu,3,cara merawat rambut,1,cara sadap wa,1,cara temukan hp hilang,1,care bebek,2,caru,1,catetan dibi sande,1,Catur Bekel Dumadi,1,cetik,4,china,1,cina,2,cinta,1,ciri-ciri fake people,1,ciri-ciri manusia bertopeng,1,ciri-ciri manusia palsu,1,corona,1,costume,1,covid-19,4,cpns,1,crazy rich,3,cristiano ronaldo,1,crypto,1,cuaca,1,Culture,11,Dalam Ingatan,1,dana punia,1,Dang Hyang Nirartha,2,dangdut,1,daratan,1,dataran tinggi dieng,1,daun kelor,1,daun sirih,1,Death Knot,1,demam berdarah,1,demo,1,denpasa,1,denpasar,118,desa adat,1,desa jinengdalem,1,desa manggis,1,desa munggu,1,desa nyanglan,1,desa sudaji,1,desa undisan,1,desa wisata,1,dewa 19,1,dewasa ayu,5,dewata nawa sanga,1,Dewi Sri,1,dharma wacana,1,dialog dini hari,1,digital,7,dinasti warmadewa,1,dirjen Bimas Hindu,2,diskon,1,doa,4,doa sehari-hari,2,dokter gigi,1,doktor,1,dosen isi,1,dprd,2,dprd kota denpasar,1,drama gong,2,dresta bali,1,drupadi,1,dubai,1,duryodana,1,duryudana,1,epos,2,erupsi gunung agung,2,event,8,fakta,1,feature,2,festival,2,film,5,filsafat,1,Fitur terbaru WhatsApp 2021,1,food,14,G20,4,gajah mada,1,galungan,13,gambelan,1,game,1,gamelan bali,1,gang poppies,1,ganjar pranowo,1,gelgel,1,gempa,16,gempa bumi,14,genta,1,gering,2,gering agung,1,gerubug,1,gianyar,46,gilang bhaskara,1,gitgit,1,gubernur bali,4,gulinten,1,Gung Dewi,1,gunung agung,9,gunung batur,2,guru,1,hamil,1,happy salma,1,hari baik,3,hari raya,14,hari raya hindu sepanjang tahun 2023,1,hastinapura,1,herbal,6,hiburan,2,Hindu,387,hindu aceh,1,hindu aluk todolo,1,hindu bali,62,hindu dunia,2,hindu jawa,8,hindu jogja,1,hindu kaharingan,1,hindu kei,2,hindu ntt,1,hindu nusantara,11,hindu tamil,1,hindu tanimbar kei,1,hobby kerauhan,1,Holywings,1,horor,1,hotel,1,how to,1,hujan,1,hukum,2,hukum dan kriminal,29,hutan,1,i nyoman wara,2,Ida Ayu Laksmi,1,Ida Bagus Putu Dunia,1,idol,1,ihdn denpasar,1,india,26,Indonesia,2,infotainment,1,inggris,1,inna bali beach,1,inspirasi nama bayi,1,inspiratif,1,instalasi,1,internasional,1,international,11,Irjen Pol Teddy Minahasa,2,isi denpasar,6,islam,14,itihasa,1,jagatnatha,1,jakarta,1,janin,1,jantung sehat,1,Jason Derulo,1,jawa,7,jawa barat,1,jawa timur,2,jegeg bulan,2,jembatan kaca,1,jembrana,18,jepang,3,jerawat,1,jerman,1,jessica iskandar,1,job,1,jodoh,1,joged,1,joko widodo,5,Jokowi,4,jrx,1,judi online,1,jukung,1,Julia Roberts,1,jumat kliwon,1,Jumat Paing,1,jumat pon,1,Jumat Umanis,1,jumat wage,1,jumat wage uye,1,kadek devi,1,kajeng kliwon,4,kalender,1,kamis kliwon,1,kamis paing,1,kamis pon,1,kamis umanis,1,kamis wage,1,kampung bali,1,kampung bali bekasi,1,kapolda,2,Kapolres Malang,1,Kapten Japa,1,karangasem,52,karna,1,KB Bali,2,kebakaran,4,kebaya,1,kebo iwa,1,kecelakaan,3,kecelakaan pesawat,1,kecoak,1,keluarga berencana,1,kemakmuran,1,kematian,1,kembang rampe,1,kenangan,1,kepemimpinan,1,kepercayaan,4,kerajaan klungkung,2,kerauhan,2,kesanga,1,Kesehatan,13,kesiman,3,kesiman kertalangu,1,kesurupan,2,ketua dprd badung,1,ketua dprd gianyar,1,keturunan,1,ketut santosa,1,kintamani,1,kkb papua,2,kkn,4,klawu,3,klenik,3,klenteng,1,klungkung,29,koin micin,1,komisi IV DPRD Kota Denpasar,1,korea selatan,1,koster,1,kpk,5,kriminal,22,kristen,1,krobokan,1,ktt g20,5,kucing,1,kuliner,21,kulit pisang,1,kulkul,1,kuningan,2,kunti,1,kupang,1,kusamba,1,kuta,8,lagu bali,3,lahangan sweet,1,lampung,1,lansia,1,lawar,1,layang-layang,2,leak,5,leeyonk sinatra,1,lembu,1,lempuyang,1,liburan,1,lifestyle,20,liga 1 2022-2023,1,lingga yoni,1,lirik lagu,10,lirik lagu tuak jakedanill,1,lng,1,lombok,2,longsor,1,lontar,172,lontar carcan wong,1,lowongan kerja,1,LPD Kedonganan,1,Lubdaka,1,lukisan,4,lulut,3,lumajang,2,magis,3,Mahabharata,44,mahasabha luar biasa PHDI,1,majapahit,4,makanan diabetes,1,makna dupa,1,malang,4,mancing,1,mandalika,1,mangga,1,mantra,9,mantra bangun pagi,1,mantra cuci muka,1,mantra gosok gigi,1,mantra hindu,4,mantra sebelum tidur,1,mantra sehari-hari,1,marco wisesa,1,materi agama hindu,2,materi pelajaran,2,mawar,1,medan,1,media sosial,1,medis,1,Melukat,12,mengwi,1,menikah,1,menteri,2,menteri agama,1,menteri dari bali,2,merajan,1,merakih,1,merdeka,1,mertasari,1,militer,1,mimpi,2,minggu kliwon,1,minggu pon,1,minggu wage,1,Miss Indonesia 2022,1,misteri,18,mistik,65,mistis,74,mitologi dewa,4,mitos,5,mma,1,model,1,morelia,1,Motifora,1,motor,1,ms glow,1,music,1,musik,31,musisi,13,nagasepaha,1,nangka muda,1,Nanoe Biroe,2,narkoba,1,nasib,2,nasional,28,natah,1,nekara,1,nelayan,1,neraka,1,ngaben,14,ngaben tikus,1,ngejot,1,ngelawang,1,ngerebong,1,ngusaba nini,1,ntt,2,Nusa Dua,3,nusa lembongan,1,Nusa Penida,5,nusantara,3,nyama selam,1,Nyampingang Tulang,1,nyentana,1,nyepi,10,obama,1,obat alami kecoak,1,odalan,6,odgj,1,ogoh-ogoh,6,olahraga,5,otonan,1,pagerwesi,1,pahlawan,3,pajajaran,1,pal sri sedana,1,palawakya,1,pameran,2,pandawa,2,pandu,1,pangerupukan,5,pangiwa,1,pantai,5,Pantai Geger,1,pantai kuta,1,Pantai Melasti,1,Pantai Padang Padang,1,panti asuhan,1,papua,4,pasar badung,2,paskibraka,3,pasraman,1,patung,2,patung bayi Sakah,1,pawang hujan,2,pdam denpasar,2,pecinan,1,pedofilia,1,pegayaman,1,pelinggih,1,pemacekan agung,2,pemangku,1,penamaan,1,penampahan,2,pencurian,1,pendeta,1,pendidikan agama hindu,2,penggak men mersi,1,pengobatan,22,penjor,4,penjor galungan,1,penulis,1,penyajaan,1,penyakit,2,penyu,1,penyucian,1,perajin,1,perdana menteri,1,pergerakan,1,peristiwa,23,pernikahan,4,peruntungan,2,pesta kesenian bali,12,pesugihan,1,phdi,3,phdi Bali,6,PHDI Pusat,2,pica fest,1,pitara,1,pitra yadnya,1,PKB,12,pkb2022,1,PMI,1,pns,1,pohon keramat,2,poligami,1,polisi,3,polisi ditusuk di denpasar,1,politikus,2,politisi,1,Polresta Denpasar,1,ponsel,1,pop bali,1,ppkm,1,prestasi,1,primbon,101,produk,1,puan maharani,2,puisi berbahasa bali,1,pulaki,1,pulet-pulet,1,pura,39,pura besakih,3,pura di jawa,1,pura gelap,1,pura lempuyang luhur,1,pura luhur uluwatu,2,pura melanting,1,pura pucak penulisan,1,pura samuan tiga,1,pura tumpa,1,puri agung klungkung,1,puri pemecutan,1,purnama,5,purnama kalima,1,purnama kapat,1,puteri indonesia,3,rabu pahing,1,rabu pon,1,rabu umanis,1,rabu wage,1,rahina bali,1,raja bali,1,raja bangli,2,raja gianyar,1,raja klungkung,1,ralaman,1,ramalan,134,ramayana,3,rambut sehat,1,rejang,1,rejang renteng,1,rejeki,2,rekor muri,1,reportase,3,rerahinan,21,restoran,2,rezeki,1,ridwan kamil,1,rinjani,1,ritus,1,Roga Sanghara Bumi,1,rsj bangli,2,rsud wangaya,1,rsup sanglah,2,rujak,1,rutinitas,1,sabtu kliwon,1,sabtu paing ukir,1,Sabtu Umanis,2,sabtu wage,1,sabuh mas,1,sad kahyangan,1,saiban,1,saka 1942,1,sakit gila,1,sakti,1,salon,1,samson bali,1,sanggar santhi budaya,1,santet,1,santi,1,sanur,19,sanur village festival,8,sapi,1,Sapuh Leger,1,saput poleng,1,saraswati,7,sasih,1,sastra,1,sate lilit,1,sawah,1,sayan,1,segehan,1,sejarah,112,sejarah bali,39,sejarah desa,29,sejarah gunung agung,1,sejarah hindu,3,sejarah pura,26,seksualitas,1,selasa kliwon,1,selasa paing,1,selasa pon,1,seleb,1,selingan,1,semarang,1,semeru,3,sengkuni,2,seni,59,seniman,9,Senin Kliwon,1,senin paing,1,Senin Pon,1,senin wage,1,senjata,1,sepak bola,9,serombotan,1,siat tipat,1,siat yeh,1,sid,2,sisi lain,84,situs hindu,1,siwa,3,siwaratri,5,sman bali mandara,1,SMPN 13 Denpasar,1,smpn 5 denpasar,3,sniper,1,soekarno,3,soma ribek,1,sosok,83,sosrobahu,1,sport,8,stadion kanjuruhan,1,street art,1,sudhi wadani,2,sugihan bali,1,sugihan jawa,1,suku,2,sulawesi utara,1,suling,1,sulinggih,10,sultan,1,sumatera,1,sunset,1,surabaya,1,surya kanta,1,suwat,2,tabanan,25,tahun baru 2022,1,tahun baru saka,1,taksu poleng,1,taledan,1,tanah longsor,3,tanah lot,1,tanda hp terserang malware,1,tanimbar kei,1,tari,3,tari kreasi,1,tari rejang renteng,1,Teknologi,6,tenganan,2,tenung,19,terminal LNG,3,teroris,1,terunyan,2,thailand,1,tiara dewata,1,tilem,5,tinju,1,tips,1,tirta,2,tirta empul,4,tni,3,tni ad,1,tokek,1,tokoh,99,toraja,1,tradisi,7,tradisional,6,tragedi Kanjuruhan,1,travel,9,Tresna Nyama,1,Tri Handoko Seto,1,tri sandya,2,trunyan,1,tsunami,1,tugu tiga,1,tuhan,1,tukad ayung,3,tukad badung,2,tukad bindu,1,tukad loloan,1,tukad oongan,1,tukad yeh ho,1,tumbal,1,tumpek,1,tumpek kandang,1,tumpek krulut,1,tumpek landep,1,tumpek wariga,1,tumpek wayang,1,tutorial,3,uang kepeng,1,ubud,13,ubud foof festival,1,udeng merah,1,ugu,1,uhn igb sugriwa,1,ulah pati,5,ular,3,uma,1,uni emirat arab,1,unik,13,universitas gajah mada,1,universitas indonesia,2,universitas udayana,1,unud,4,unuk,1,upakara,4,usada,1,usada buduh,1,usadha,9,vaksinasi Covid-19,2,veteran,1,video,1,viral,31,walhi bali,3,wariga,120,warisan,1,watak,2,wayan koster,5,Wayang,7,wbtb,1,weda,1,wewaran,2,whatsapp,3,whdi,1,wiracarita,10,wisata,36,wuku,4,wuku bala,1,wuku dukut,7,wuku klawu,2,wuku Watugunung,4,wuku wayang,1,yadnya,2,yadnya sesa,1,Yan Srikandi,1,yeh labuh,1,yong sagita,1,zodiac,2,zodiak,18,
ltr
item
TelusurBali.com: Penuh Misteri! Tak Pakai Api, Dupa Juga Tak Menyala Saat Ngaben di Setra Desa Buwir Tabanan, Begini Kisahnya
Penuh Misteri! Tak Pakai Api, Dupa Juga Tak Menyala Saat Ngaben di Setra Desa Buwir Tabanan, Begini Kisahnya
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhCwXvgCRTL9a3ph0QNv12arDk9XvHcQ4OSfGHAQZgF5idNXqf9rrixYj-7ix54lupcr1IQz82hNu674HBbIYOOzuWM7vGkApPBEkXwI_3Rs0JxexhvbBfx4eeXHWz9M6VVNZGvKiSTaqOfq0o5T8XW_MfC3eAjfi3mct1zpSxjexDRrNnwdha0LR6y=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhCwXvgCRTL9a3ph0QNv12arDk9XvHcQ4OSfGHAQZgF5idNXqf9rrixYj-7ix54lupcr1IQz82hNu674HBbIYOOzuWM7vGkApPBEkXwI_3Rs0JxexhvbBfx4eeXHWz9M6VVNZGvKiSTaqOfq0o5T8XW_MfC3eAjfi3mct1zpSxjexDRrNnwdha0LR6y=s72-c
TelusurBali.com
https://www.telusurbali.com/2022/02/penuh-misteri-tak-pakai-api-dupa-juga.html
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/2022/02/penuh-misteri-tak-pakai-api-dupa-juga.html
true
4771231865681501597
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content