--> Dulu, Desa Kekeran Badung Bali Adalah Hutan Lebat yang Dikuasai Raksasa Jahat | TelusurBali.com

Dulu, Desa Kekeran Badung Bali Adalah Hutan Lebat yang Dikuasai Raksasa Jahat

Ist Desa Kekeran merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali . Diolah dari website resmi Desa Kekeran, ter...

Ist

Desa Kekeran merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Diolah dari website resmi Desa Kekeran, terkait keberadaan Desa Kekeran termuat dalam sebuah lontar yang bernama Pasupati Tattwa. Dalam lontar dikisahkan bahwa dulu Bali adalah pulau yang sunyi dan penuh hutan belantara. Saat itu ada seorang raksasa atau detya bernama Mayasura yang tinggal di sebuah hutan bersama para abdinya.

Perilaku Mayasura ini sangat jahat yakni membunuh semua yang datang ke hutan baik manusia maupun binatang. Ia juga menebang kayu besar lalu membakarnya. Karena perilakunya itu, maka turunlah Sang Hyang Pasupati, sebagai penyelamat alam dan seisinya dan menuju hutan yang ditempati oleh Mayasura.

Terjadilah pertempuran hebat di tempat tersebut dan akhirnya Mayasura ditaklukkan. Oleh Sang Hyang Pasupati, hutan tersebut diberi nama Alas Kekeran yang memiliki arti hutan yang angker dan gaib.

Sang Hyang Pasupati juga membuat kepalan tanah berwujud Lingga, yang nantinya menjadi Purusada di Desa Kapal. Dari tempat itu Beliau menancapkan pohon dadap atau kayu sakti yang natinya menjadi cikal bakal Pura Dalem Naga Bhumi. Luas hutan Kekeran itu kemudian diukur oleh Sang Hyang Pasupati dengan ukuran hasta (tangan), depa (bentangan tangan), tapakan (tapak kaki) dan lampah (ukuran langkah).

Sementara itu, orang-orang yang mati yang dibunuh oleh Mayasura dan yang mati dalam perang, dikutuk menjadi roh-roh halus (demak), jin, setan, memedi. Mereka kemudian menjadi penunggu tempat itu, serta tinggal di pinggir hutan, yang berbataskan sungai, tebing dan sejenisnya, seakan-akan sebagai penjaga wilayah hutan  Kekeran. Hal itu terjadi pada tahun “Surya Bhumi Hasti”, tahun 811 Saka/889 Masehi. Selanjutnya, Sang Hyang Pasupati kembali ke Jawa dan menuju Gunung Sumeru.

Sedangkan dalam Prasasti Dalem Mataram (Tambra Prasasti), ada juga disebutkan bahwa dulu pulau Bali yang sunyi senyap, keadaan tidak menentu, belum adanya adat istiadat, hukum rimba masih berlaku (Matsya Nyaya), manusia masih hidup berpindah-pindah (nomaden. Kemudian datanglah para pemuka dari Jawa, termasuk para undagi (arsitek) untuk mendirikan rumah, tempat suci. Salah seorang dari pemuka itu bernama Dalem Mataram, yang akhirnya meninggal. Peristiwa ini konon berkaitan dengan pendirian Pura Dalem Mataram.

Setelah kerajaan Bali Kuna ditaklukkan oleh Majapahit di bawah pimpinan Gajah Mada dengan para Arya, kekuasaan di Bali pun dipegang oleh keturunan Danghyang Kapakisan, yakni Sri Kresna Kapakisan. Demikian juga para Arya Jawa  diberikan hak kekuasaan di masing-masing daerah.

Entah berselang beberapa lama, datanglah orang-orang ke hutan Kekeran, untuk tinggal di tempat itu. Orang-orang tersebut seperti Ki Pasek Gelgel, Ki Pasek Kebayan, Ki Tohjiwa, Ki Agung Kapasekan, Ki Panataran (keturunan Arya Wang Bang Pinatih), Ki Kubakal, Ki Kadangkan, dan Ngukuhin. Setelah menetap di sana, orang-orang tersebut membangun pakraman dan menjadi Desa Kekeran serta mendirikan beberapa tempat pemujaan.

Dalam perjalanan sejarah, Desa Kekeran pernah berada dibawah kekuasaan Kaba-Kaba yang dipimpin oleh Arya Pudhak (Arya Belog). Tiada berselang lama Desa kekeran direbut dan dikuasai oleh Arya Kenceng, penguasa Tabanan (Silasana). Oleh  Arya Kenceng, Desa Kekeran kemudian diserahkan kepada I Gusti Ngurah Sila Penek atau dengan gelar I Gusti Ngurah Batutumpeng. I Gusti Ngurah Batutumpeng juga dikenal dengan nama I Gusti Ngurah Kekeran. Beliau inilah yang menjadi penguasa, memimpin di desa Kekeran.

Pada masa pemerintahan beliau, Desa Kekeran aman sejahtra, pembangunan dapat berjalan lancar, terutama pendirian kahyangan, pertanian dan tata letak rumah yang mengacu pada aturan Kosala Kosali. Beliau dihormati, disegani oleh bawahannya, sehingga tidak ada gangguan, rakyat hidup senang dan bahagia lahir bathin.

Selanjutnya, Kerajaan Mengwi di bawah pimpinan I Gusti Agung Putu dengan gelar I Gusti Agung Madhe Agung, yang merupakan raja pertama Kerajaan Mengwi melakukan perluasan daerah kekuasaan. Beliau ingin menguasai Desa Kekeran yang diperintah oleh I Gusti Ngurah Batutumpeng. Peperangan pun tak dapat dielakkan.

Awalnya I Gusti Agung Putu dapat dikalahkan dan ditinggalkan di lokasi peperangan dalam keadaan pingsan. Menjelang malam, datanglah Ki Kedwa yang merupakan keturunan Arya Kenceng ke medan laga. Ki Kedwa melihat I Gusti Agung Putu dalam keadaan pingsan.

Ki Kedwa membantunya dengan menutupi badan beliau dengan daun liligundi. Ketika I Gusti Agung Putu siuman, dititipkanlah sebilah keris bernama Ki Panglipur kepada Ki Kedwa. Di sinilah beliau berpesan agar keris itu disimpan dan dijaga dengan baik. Jika tidak dirinya yang datang untuk mengambil keris itu, hendaknya jangan diberikan.

Esok paginya ada berita bahwa I Gusti Agung Putu masih hidup. I Gusti Ngurah Batutumpeng memerintahkan kepada pasukannya, agar I Gusti Agung Putu tidak dibunuh karena masih ada hubungan sepupu dari garis perempuan. Dimintalah agar diserahkan kepada Raja Tabanan sebagai tawanan.

Pada suatu hari datanglah I Gusti Bebalang penguasa Marga (Wratmaradesa), menghadap raja Tabanan. Ketika itu dilihatlah I Gusti Agung Putu ada di tempat itu, dan penguasa Marga memohon kepada raja Tabanan agar memberikan I Gusti Agung Putu untuk diajak ke Marga.

Dari Marga beliau memohon anugrah Hyang di Gunung Pangelengan (Gunung Mangu). Dengan kekhusyukan samadhinya, beliau mendapat anugerah Hyangning Mangu Parwata. Sekembalinya dari Gunung Mangu, beliau menuju ke Marga. Lalu merabas hutan di selatan Marga, dengan pengikutnya yang merupakan orang-orang pilihan sebanyak 200 orang. Lalu menetap di sana dan desa itu disebut Bala Hayu (Belayu). Beliau tinggal bersama dengan I Gusti Ngurah Celuk.

Ketika itu datanglah I Gusti Ngurah Tangeb menghadap I Gusti Agung Putu. Lalu I Gusti Agung Putu memerintahkan agar meminta keris Ki Panglipur kepada Ki Kedwa yang tinggal di Basangtamiang Kapal. Dalam perjalanannya itu Ki Kedwa tidak memberikan keris yang diminta, karena ada pesan I Gusti Agung Putu agar tidak memberikan keris itu kepada orang lain. Maka I Gusti Ngurah Tangeb pulang dengan tangan hampa dan menyampaikan hal itu kepada junjungannya. I Gusti Agung Putu lupa dengan pesannya. Beliau marah dan ingin menyerang Ki Kedwa.

Namun Ki Kedwa, sudah memaklumi hal itu, lalu berangkat menuju Belayu dengan membawa Ki Panglipur. Bertemulah beliau di pinggir Sungai Sungi. Ki Kedwa menghormat dengan penuh rasa bakti dan menyampaikan permasalahannya. I Gusti Agung Putu baru teringat dengan pesannya. Beliau juga berjanji agar semua keturunannya, harus mengingat jasanya Ki Kedwa.

I Gusti Agung Putu kemudian pindah dari Belayu menuju Ganter dan dari Ganter menuju Bekak, nantinya barulah ke Puri yang sekarang. Dengan kedatangan beliau dan sudah percaya diri atas anugrah Hyangning Pucak Mangu, maka diseranglah Ki Gusti Ngurah Batutumpeng. Ki Gusti Ngurah Batutumpeng mengalami kekalahan dan wafat dalam peperangan.

Sanak saudara dan para pengikutnya yang tidak mau tunduk kepada I Gusti Agung Putu, melarikan diri. Ada yang menuju Krambitan (Rabitantaka), gunung Pucuk Biyu (Penebel), ke Geluntung Marga, ada yang ke Gulingan, Penarungan dan ada juga yang kembali ke Desa Kekeran. Kekalahan I Gusti Ngurah Batutumpeng, terjadi pada tahun 1732 Masehi.

Sementara itu, dalam Babad Ki Bondan Pangasih disebutkan, Ki Bondan Pangasih mendapat tugas dari Dalem untuk menyerang I Gusti Ngurah Batutumpeng. Ketika penyerangannya tersebut, ternyata wilayah Kekeran telah dikuasai oleh I Gusti Agung Putu. Maka dari itu para pasukannya ada yang menetap di Kekeran. Sehingga desa Kekeran mulai tahun 1732 Masehi, telah menjadi daerah taklukan Raja Mengwi.

Dalam perkembangan Desa Kekeran pernah berdiri sendiri mulai dari tahun 1910 sampai dengan 1945 di bawah pimpinan I Gusti Putu Natih. Dari tahun 1945 sampai dengan 1965, di bawah pimpinan Si Putu Raka. Namun tahun 1965 saat adanya G30S, Desa Kekeran bergabung dengan Desa Mengwitani. Tahun 1994 terjadilah pemekaran, keprebekelan kembali seperti semula, yakni menjadi Desa Kekeran. (TB)

 


MGID

Name

2020,3,2021,1,abadi,1,aceh,1,adat,3,agraris,1,air,1,air suci,2,air terjun,2,aksara suci,1,ala ayuning dewasa,1,alami,2,alas purwo,1,amerika serikat,3,aneh,1,anggara kasih,3,angin kencang,1,angkringan,1,anjing,3,aplikasi pengingat terbaik,1,arak,1,arak bali,3,arca,1,arema fc,8,aremania,7,arjuna,1,arsitektur,3,art,18,art center,1,arti mimpi,8,artis,19,artis melukat,2,ary kencana,2,arya wedakarna,2,aswatama,1,atma wedana,1,aura kasih,1,australia,4,awatara,4,babad pasek,1,babad tanah jawi,1,babi,1,babi guling,4,babi guling samsam,1,badung,62,bagus wirata,2,bahasa bali,1,bala,1,bali,1000,bali adnyana,1,bali aga,7,bali di langkat,1,bali di luar,2,bali di sumatera utara,1,bali kuno,1,bali yang binal,1,balian,2,balinese food,11,bandara bali utara,2,bandara ngurah rai,2,Bandung,1,bangli,18,banjar tainsiat,1,banjir,6,banten,1,banten otonan,1,bantuan,1,banyu pinaruh,1,banyuwangi,1,barack obama,1,basang-basang,1,bayu kw,1,bbm,1,Bebai,2,Beji Langon,1,belgia,1,belitung,1,bencana,1,bencana alam,11,bendesa,1,bendungan titab,1,berhala,1,berita,137,besakih,3,bharatayudha,1,Bhatari Durga,1,bhisama,1,bhuta kala,2,bima,1,binatang,1,biografi,2,bisnis,8,blt,1,bmkg,1,body painting,1,bom bali,1,bondres,1,Boya Sang Bima,1,brahma,1,Brahma Lelare,1,bri,10,BRI Liga 1,3,buah musim hujan,1,buda wage,1,buda wage klawu,1,budaya,248,budha,1,buku,1,bulan,1,bulan di pejeng,1,bule,5,buleleng,55,bunuh diri,1,burung pipit,1,bus hantu,1,calonarang,1,canang sari,2,candi dieng,1,canggu,3,cara merawat rambut,1,cara sadap wa,1,cara temukan hp hilang,1,care bebek,2,caru,1,catetan dibi sande,1,Catur Bekel Dumadi,1,cetik,4,china,1,chord,2,cina,2,cinta,1,ciri-ciri fake people,1,ciri-ciri manusia bertopeng,1,ciri-ciri manusia palsu,1,Cleo,1,corona,1,costume,1,covid-19,4,cpns,1,crazy rich,3,cristiano ronaldo,1,crypto,1,cuaca,1,Culture,11,Dalam Ingatan,1,dana punia,1,Dang Hyang Nirartha,3,dangdut,1,daratan,1,dataran tinggi dieng,1,daun kelor,1,daun sirih,1,Death Knot,1,demam berdarah,1,demen pedidi,1,demo,1,denpasa,1,denpasar,122,desa adat,1,desa adat datah,1,desa dapdap putih,1,desa jinengdalem,1,desa manggis,1,desa munggu,1,desa nyanglan,1,desa sudaji,1,desa undisan,1,desa wisata,1,dewa 19,1,dewasa ayu,7,dewata nawa sanga,1,Dewi Sri,1,dharma wacana,1,dialog dini hari,1,digital,7,dinasti warmadewa,1,dirjen Bimas Hindu,2,diskon,1,dlhk bali,1,doa,9,doa hindu,1,doa sehari-hari,3,dokter gigi,1,doktor,1,dosen isi,1,dpd ri,1,dprd,2,dprd bali,1,dprd kota denpasar,1,drama gong,3,dresta bali,1,drupadi,1,dubai,1,duryodana,1,duryudana,1,epos,2,erupsi gunung agung,2,event,8,fakta,1,feature,2,festival,2,film,5,filsafat,1,Fitur terbaru WhatsApp 2021,1,food,14,G20,4,gajah mada,1,galungan,15,gambelan,1,game,1,gamelan bali,1,gang poppies,1,ganjar pranowo,1,gaya hidup,1,gede ngurah ambara putra,2,gelgel,1,gempa,16,gempa bumi,14,genta,1,gering,2,gering agung,1,gerubug,1,gianyar,48,gilang bhaskara,1,gitgit,1,gubernur bali,5,gulinten,1,Gung Dewi,1,gunung agung,9,gunung batur,2,gunung semeru,1,guru,1,hamil,1,happy salma,1,hari baik,4,hari raya,17,hari raya hindu sepanjang tahun 2023,1,hastinapura,1,herbal,6,hiburan,3,Hindu,406,hindu aceh,1,hindu aluk todolo,1,hindu bali,62,hindu dunia,2,hindu jawa,9,hindu jogja,1,hindu kaharingan,1,hindu kei,2,hindu ntt,1,hindu nusantara,11,hindu tamil,1,hindu tanimbar kei,1,hobby kerauhan,1,Holywings,1,hong kong,1,horor,4,hotel,1,how to,1,hujan,1,hukum,2,hukum dan kriminal,29,hutan,1,I Gusti Ngurah Alit Yudha,1,I Gusti Ngurah Rai,1,I Nyoman Giri Prasta,1,i nyoman kenak,1,i nyoman wara,2,Ida Ayu Laksmi,1,Ida Bagus Putu Dunia,1,Ida Pedanda Gde Made Tembau,1,idol,1,idul fitri,1,ihdn denpasar,1,india,27,Indonesia,2,infotainment,1,inggris,1,inna bali beach,1,inspirasi nama bayi,1,inspiratif,1,instalasi,1,internasional,1,international,11,Irjen Pol Teddy Minahasa,2,isi denpasar,6,islam,14,itihasa,1,jagatnatha,1,jakarta,1,janin,1,jantung sehat,1,januari 2023,1,Jason Derulo,1,jawa,7,jawa barat,1,jawa timur,4,jegeg bulan,3,jembatan kaca,1,jembrana,18,jepang,3,jerawat,1,jerman,1,jessica iskandar,1,job,1,jodoh,1,joged,1,joko widodo,5,Jokowi,4,jrx,1,judi online,1,jukung,1,Julia Roberts,1,jumat kliwon,1,Jumat Paing,1,jumat pon,1,Jumat Umanis,1,jumat wage,1,jumat wage uye,1,kadek devi,1,kajeng kliwon,5,kalender,1,kamis kliwon,1,kamis paing,1,kamis pon,1,kamis umanis,1,kamis wage,1,kampung bali,1,kampung bali bekasi,1,kapolda,2,Kapolres Malang,1,Kapten Japa,1,karangasem,54,karate,1,karna,1,KB Bali,2,kebakaran,4,kebaya,1,kebo iwa,1,kecelakaan,3,kecelakaan pesawat,1,kecoak,1,kedux garage,1,keluarga berencana,1,kemakmuran,1,kematian,1,kembang rampe,1,kenangan,1,kepemimpinan,1,kepercayaan,4,kerajaan klungkung,2,kerauhan,2,kesanga,1,Kesehatan,13,kesiman,3,kesiman kertalangu,1,kesurupan,2,ketua dprd badung,1,ketua dprd gianyar,1,keturunan,1,ketut santosa,1,kintamani,1,kisah teman,1,kkb papua,2,kkn,4,klawu,3,klenik,3,klenteng,1,klungkung,31,koin micin,1,komisi IV DPRD Kota Denpasar,1,korea selatan,1,koster,1,kpk,5,kresna,1,kriminal,22,kristen,1,krobokan,1,ktt g20,5,kucing,1,kuliner,21,kulit kusam,1,kulit pisang,1,kulkul,1,kuningan,3,kunjungan,1,kunti,1,kupang,1,kusamba,1,kuta,8,lagu bali,3,lahangan sweet,1,lampung,1,lansia,1,lawar,1,layang-layang,2,leak,6,leeyonk sinatra,1,lembu,1,lempuyang,1,liburan,1,lifestyle,22,liga 1 2022-2023,1,lingga yoni,1,lirik lagu,16,lirik lagu tuak jakedanill,1,lng,1,lombok,3,longsor,1,lontar,174,lontar carcan wong,1,lontar sundarigama,3,lowongan kerja,1,LPD Kedonganan,1,Lubdaka,1,luhut binsar pandjaitan,1,lukisan,4,lulut,3,lulut emas,1,lumajang,4,magis,3,Mahabharata,44,mahameru,1,mahasabha luar biasa PHDI,1,majapahit,4,makanan diabetes,1,makna dupa,1,malang,4,mancing,1,mandalika,1,mandi,1,mang gita,1,mangga,1,mantra,14,mantra bangun pagi,1,mantra cuci muka,1,mantra gosok gigi,1,mantra hindu,4,mantra sebelum tidur,1,mantra sehari-hari,1,marco wisesa,1,marmar herayukti,1,materi agama hindu,2,materi pelajaran,2,mawar,1,medan,1,media sosial,1,medis,1,Melukat,13,mengwi,1,menikah,2,Menko Marves,1,menteri,2,menteri agama,1,menteri dari bali,2,merajan,1,merakih,1,merdeka,1,mertasari,1,militer,1,mimpi,2,mimpi membuat rumah,1,minggu kliwon,1,minggu pon,1,minggu wage,1,Miss Indonesia 2022,1,misteri,20,mistik,73,mistis,83,mitologi dewa,4,mitos,5,mma,1,model,1,monez,1,morelia,1,Motifora,1,motor,1,ms glow,1,music,3,musik,38,musisi,13,nagasepaha,1,nangka muda,1,Nanoe Biroe,2,narkoba,1,nasib,2,nasional,28,natah,1,nekara,1,nelayan,1,neraka,1,New York Fashion Week,1,news,7,ngaben,14,ngaben tikus,1,ngejot,1,ngelawang,1,ngerebong,1,ngusaba ageng,1,ngusaba nini,1,nosstress,1,ntt,2,Nusa Dua,3,nusa lembongan,1,Nusa Penida,5,nusantara,3,nyama selam,1,Nyampingang Tulang,1,nyentana,1,nyepi,13,obama,1,obat alami kecoak,1,odalan,6,odgj,1,ogoh-ogoh,8,olahraga,5,ongkara,1,otonan,1,pagerwesi,1,pahlawan,3,pajajaran,1,pal sri sedana,1,palawakya,1,pameran,2,pancawara,1,pandawa,2,pandu,1,pangerupukan,5,pangiwa,1,pantai,5,Pantai di Bali,1,Pantai Geger,1,pantai kuta,1,Pantai Melasti,1,Pantai Padang Padang,1,panti asuhan,1,papua,4,Partai Golkar,1,pasar badung,2,paskibraka,3,pasraman,1,patung,2,patung bayi Sakah,1,pawang hujan,2,pdam denpasar,2,pecinan,1,pedofilia,1,pegayaman,1,pelinggih,1,pemacekan agung,2,pemangku,1,pemaridan guru,2,pemilu 2024,1,penamaan,1,penampahan,2,pencurian,1,pendeta,1,pendidikan agama hindu,2,penggak men mersi,1,pengobatan,22,penjor,4,penjor galungan,1,penulis,1,penyajaan,1,penyakit,2,penyu,1,penyucian,1,perajin,1,perdana menteri,1,pergerakan,1,peristiwa,25,pernikahan,4,peruntungan,2,pesta kesenian bali,12,pesugihan,1,petruk,1,phdi,3,phdi Bali,7,PHDI Pusat,2,PI Bedugul,1,pica fest,1,piodalan,1,pis bolong,4,pitara,1,pitra yadnya,1,PKB,12,pkb2022,1,PMI,1,pns,1,pohon keramat,2,polda bali,1,poligami,1,polisi,3,polisi ditusuk di denpasar,1,politikus,2,politisi,1,Polresta Denpasar,1,ponsel,1,pop bali,1,ppkm,1,prestasi,1,primbon,101,produk,1,puan maharani,2,puisi berbahasa bali,1,puja tri sandya,1,pulaki,1,pulet-pulet,1,pupuh,1,pupuh sinom,1,pura,39,pura besakih,4,pura di jawa,1,pura gelap,1,pura giri semeru agung,1,Pura Goa Pageh,1,pura lempuyang luhur,1,pura luhur uluwatu,2,pura mandara giri semeru agung,2,pura melanting,1,pura pucak penulisan,1,pura punduk dawa,1,pura samuan tiga,1,Pura Taman Beji Griya Gede Manuaba,1,pura tumpa,1,puri agung klungkung,1,puri pemecutan,1,purnama,5,purnama kalima,1,purnama kapat,1,puteri indonesia,3,qris,1,rabu pahing,1,rabu pon,1,rabu umanis,1,rabu wage,1,rahina bali,1,raja bali,1,raja bangli,2,raja gianyar,1,raja klungkung,1,ralaman,1,ramalan,134,ramayana,3,rambut sehat,1,ray peni,1,rejang,1,rejang renteng,1,rejeki,2,rekor muri,1,reportase,3,rerahinan,21,restoran,2,rezeki,1,ridwan kamil,1,rinjani,1,ritus,1,Roga Sanghara Bumi,1,rs darmo,1,rsi markandeya,1,rsj bangli,2,rsud wangaya,1,rsup sanglah,2,rujak,1,rutinitas,1,sabtu kliwon,1,sabtu paing ukir,1,Sabtu Umanis,2,sabtu wage,1,sabuh mas,1,sad kahyangan,1,saiban,1,saka 1942,1,sakit gila,1,sakti,1,salon,1,samson bali,1,sanggar santhi budaya,1,santet,1,santi,1,sanur,20,sanur village festival,8,sapi,1,Sapuh Leger,1,saput poleng,1,saraswati,7,sasih,1,sastra,1,sate lilit,1,satpam pdam,1,sawah,1,sayan,1,segehan,1,sejarah,116,sejarah bali,39,sejarah desa,30,sejarah gunung agung,1,sejarah hindu,3,sejarah pura,26,seksualitas,1,selak,1,selasa kliwon,1,selasa paing,1,selasa pon,1,seleb,1,selingan,1,semarang,1,semeru,3,sengkuni,2,seni,59,seniman,9,Senin Kliwon,1,senin paing,1,Senin Pon,1,senin wage,1,senjata,1,sepak bola,9,serombotan,1,siat tipat,1,siat yeh,1,sid,2,sisi lain,84,situs hindu,1,siwa,3,siwaratri,5,sman bali mandara,1,SMPN 13 Denpasar,1,smpn 5 denpasar,3,sniper,1,soekarno,3,soma ribek,1,sosok,89,sosrobahu,1,sport,8,stadion kanjuruhan,1,street art,1,sudhi wadani,2,sugihan bali,1,sugihan jawa,1,suku,2,sulawesi utara,1,suling,1,sulinggih,11,sultan,1,sumatera,1,Sundari Dewi,1,sunset,1,surabaya,2,surya kanta,1,suwat,2,tabanan,26,tahun baru 2022,1,tahun baru saka,1,taksu poleng,1,taledan,1,tanah longsor,4,tanah lot,1,tanda hp terserang malware,1,tanimbar kei,1,tari,3,tari kreasi,1,tari rejang renteng,1,Teknologi,6,tenganan,2,tenung,19,terminal LNG,8,teroris,1,Terry Palmer Hotelier,1,terunyan,2,thailand,1,tiara dewata,1,tilem,5,tingkatan leak,1,tinju,1,tips,1,tirta,2,tirta empul,4,tni,3,tni ad,1,tokek,1,tokoh,103,toraja,1,tradisi,7,tradisional,6,tragedi Kanjuruhan,1,travel,9,Tresna Nyama,1,Tri Handoko Seto,1,tri sandya,2,trunyan,1,tsunami,1,tugu tiga,1,tuhan,1,tukad ayung,3,tukad badung,2,tukad bindu,1,tukad loloan,1,tukad oongan,1,tukad unda,1,tukad yeh ho,1,tumbal,1,tumpek,1,tumpek kandang,1,tumpek krulut,1,tumpek landep,1,tumpek wariga,2,tumpek wayang,1,tuselak,1,tutorial,3,uang kepeng,1,ubud,13,ubud foof festival,1,udeng merah,1,ugu,1,uhn igb sugriwa,2,ulah pati,5,ular,3,uma,1,umkm,1,uni emirat arab,1,unik,13,universitas gajah mada,1,universitas indonesia,2,universitas udayana,1,unud,4,unuk,1,upakara,4,usada,1,usada buduh,1,usadha,9,vaksinasi Covid-19,2,vandalisme,1,veteran,1,video,1,viral,31,walhi bali,7,wariga,121,warisan,1,watak,2,wayan koster,7,Wayang,7,wbtb,1,weda,1,wewaran,3,whatsapp,3,whdi,1,wilio,1,wiracarita,10,wisata,39,wna,1,wuku,4,wuku bala,1,wuku dukut,7,wuku klawu,2,wuku Watugunung,4,wuku wayang,1,yadnya,2,yadnya sesa,1,Yan Srikandi,1,yeh labuh,1,yong sagita,1,zodiac,2,zodiak,18,
ltr
item
TelusurBali.com: Dulu, Desa Kekeran Badung Bali Adalah Hutan Lebat yang Dikuasai Raksasa Jahat
Dulu, Desa Kekeran Badung Bali Adalah Hutan Lebat yang Dikuasai Raksasa Jahat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBS2fKvUHQJIVyKsFRCfu7WFpnITyDcnL7dU2nyJYWUx7Rn1cdWJonmdFY134U1viWHy8P5tJFfQ2okL1Ij2XaoJZBzefQ3cdCy3mbErLxBjWpp7N6IdAxKn6W8jVwuxLKZXMl4w3nKiRS3-Gvz52OEDa8jwImyel-zb5P_an6VAkdHKpCb2PxTmiA/s16000/Desa_Kekeran-Sejarah.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBS2fKvUHQJIVyKsFRCfu7WFpnITyDcnL7dU2nyJYWUx7Rn1cdWJonmdFY134U1viWHy8P5tJFfQ2okL1Ij2XaoJZBzefQ3cdCy3mbErLxBjWpp7N6IdAxKn6W8jVwuxLKZXMl4w3nKiRS3-Gvz52OEDa8jwImyel-zb5P_an6VAkdHKpCb2PxTmiA/s72-c/Desa_Kekeran-Sejarah.jpg
TelusurBali.com
https://www.telusurbali.com/2022/07/dulu-desa-kekeran-badung-bali-adalah.html
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/
https://www.telusurbali.com/2022/07/dulu-desa-kekeran-badung-bali-adalah.html
true
4771231865681501597
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content